Suwarta.id, Mamuju – Sebagai langkah strategis menuju transformasi digital pemerintahan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulawesi Barat mengirimkan Abd. Fattah dan Syahroni Syahruddin selaku penanggung jawab Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) BPKPD untuk mengikuti Pelatihan Arsitektur SPBE Tahun 2025.
Pelatihan yang diinisiasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Barat ini bekerja sama dengan Balai Besar Pusat Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Makassar, dan dilaksanakan secara tatap muka (klasikal) selama lima hari, mulai Senin–Jumat, 11–15 Agustus 2025, di Ruangan Marasa Corner.
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya pelatihan Arsitektur SPBE digelar di Provinsi Sulawesi Barat. Fokusnya adalah penyusunan arsitektur SPBE yang terintegrasi dan berbasis data, mulai dari RPJMD, indikator kinerja, hingga data lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi penguatan tata kelola pemerintahan digital.
“SPBE adalah peta jalan digital pemerintahan kita. Melalui arsitektur yang tersusun rapi dan berbasis data, layanan publik akan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Kami ingin memastikan BPKPD siap mendukung visi Sulbar sebagai provinsi maju dan sejahtera dengan layanan tanpa batas,” ungkapnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pusat Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Makassar, Firdaus Masyhur, yang memaparkan konsep serta praktik penyusunan arsitektur SPBE yang sesuai standar nasional.
Program ini selaras dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka – Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkarakter, serta mendorong reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang adaptif di era digital.
Dengan partisipasi aktif BPKPD Sulbar, diharapkan implementasi SPBE di lingkup pemerintah daerah akan semakin solid, membuka akses layanan publik yang lebih luas, dan menghadirkan pemerintahan yang benar-benar terhubung tanpa batas.(hh)




