Pemerintahan Pemprov Sulbar
Beranda / Pemerintahan / Pemprov Sulbar / Gerak Cepat Jelang Rapim, Plt. Kabid P2IT Bedah Pemetaan Pendapatan dan Data Digitalisasi

Gerak Cepat Jelang Rapim, Plt. Kabid P2IT Bedah Pemetaan Pendapatan dan Data Digitalisasi

Mamuju,Suwarta.id — Menindaklanjuti arahan pimpinan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi (P2IT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat dengan menggelar rapat internal bersama seluruh staf. Rapat tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di lingkungan Kantor Bapenda Sulbar.

Rapat internal ini difokuskan pada pemetaan pendapatan daerah serta penyiapan data digitalisasi yang akan menjadi bahan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) sektor pendapatan. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan seluruh data dan analisis yang disajikan dalam Rapim bersifat akurat, komprehensif, dan berbasis data terkini.

Langkah percepatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Plt. Kabid P2IT menegaskan sejumlah poin penting dan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti. Salah satu agenda utama adalah percepatan integrasi aplikasi SIMOTO milik Bapenda Sulbar dengan aplikasi SIGNAL milik Korlantas Polri sebagai bagian dari penguatan sistem digitalisasi pelayanan dan pendapatan pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, dalam waktu dua hari ke depan, jajaran P2IT ditargetkan menyiapkan sejumlah data strategis, di antaranya perkembangan tren kenaikan pendapatan daerah, struktur pendapatan, progres penerimaan tahun anggaran 2026, serta identifikasi permasalahan dan tantangan dalam implementasi digitalisasi pendapatan.

Rapat Pemenuhan Evidence, Inspektorat Sulbar Dorong Penyelesaian Dokumen Kapabilitas APIP Tepat Waktu

“Seluruh data yang disiapkan harus benar-benar valid dan siap disajikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Rapim harus didukung oleh data yang kuat agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran,” ditekankan dalam rapat tersebut.

Hadir dalam rapat, Koordinator Teknologi Informasi Pendapatan, Rosianah M. Nadir dan seluruh staf bidang P2IT.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menyampaikan bahwa kesiapan data dan penguatan digitalisasi menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan.

“Integrasi sistem dan pemetaan pendapatan yang berbasis data merupakan fondasi penting dalam perumusan kebijakan pendapatan daerah. Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan jajaran P2IT dalam menyiapkan bahan Rapim,” tegasnya.

Melalui rapat internal ini, Bapenda Sulbar optimistis pelaksanaan Rapim sektor pendapatan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan menghasilkan rekomendasi strategis yang berdampak nyata terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Rls)

ASN dan TRC BPBD Sulbar Ikuti Apel Satgas Penanganan Karhutla serta Kekeringan

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bagikan