Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Dari Nelayan Menjadi Konten Kreator, Uppi Usrua Bagikan Kehidupan Laut Bersama Istri

Dari Nelayan Menjadi Konten Kreator, Uppi Usrua Bagikan Kehidupan Laut Bersama Istri

Suwarta.id, MAMUJU,– Berawal dari aktivitas sehari-hari sebagai nelayan, Supriadi yang akrab disapa Upphie usrua, kini mulai dikenal sebagai salah satu konten kreator yang mengangkat kehidupan nelayan melalui media sosial.

Warga Lingkungan Bulutakkang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tersebut memilih kehidupan di laut sebagai sumber inspirasi dalam membuat konten. Aktivitas menangkap ikan, mengolah hasil laut, hingga memasak langsung di atas perahu menjadi bagian dari kesehariannya yang kemudian dibagikan kepada warganet.

Konsep sederhana justru menjadi daya tarik tersendiri. Upphie tidak hanya memperlihatkan hasil tangkapan, tetapi juga menampilkan proses memasak ikan yang baru diperoleh dari laut.

Menariknya, dalam sejumlah konten, Upphie juga ditemani sang istri. Keduanya memasak bersama di atas perahu, memanfaatkan hasil tangkapan sebagai bahan makanan yang kemudian disantap di tengah laut.

Konten tersebut menghadirkan gambaran kehidupan nelayan yang apa adanya, sekaligus memperlihatkan kebersamaan pasangan suami istri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Bagi Uppi, menjadi konten kreator bukan berarti harus meninggalkan profesinya sebagai nelayan. Justru, kehidupan sebagai nelayan menjadi sumber utama untuk menghasilkan konten yang dianggap dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.

Kepala Kesbangpol Sulbar Tekankan Disiplin dan Mental dalam Briefing Pagi Paskibraka 2026

Dari aktivitas melaut hingga memasak hasil tangkapan, Upphie berusaha menjadikan pengalaman sehari-hari sebagai cerita yang menarik untuk dibagikan kepada masyarakat luas.

Kehadiran konten seperti ini juga menjadi bagian dari tren kreator lokal yang mengangkat kehidupan nyata dan potensi daerah melalui media sosial. Pemerintah Sulawesi Barat sendiri sebelumnya mendorong peran konten kreator dalam memperkenalkan potensi daerah, termasuk sektor wisata dan kehidupan masyarakat pesisir.

Kisah Upphie srua menunjukkan bahwa kreativitas bisa tumbuh dari aktivitas sederhana. Dari sebuah perahu kecil di perairan Bulutakkang, kehidupan seorang nelayan bersama istrinya kini dikemas menjadi konten yang dapat dinikmati masyarakat melalui media sosial.

Tidak sekadar mengejar popularitas, konten Uppi sekaligus memperkenalkan sisi lain kehidupan nelayan Mamuju—tentang laut, hasil tangkapan, kesederhanaan, serta kebersamaan keluarga yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat pesisir.(hh)

BPKP Evaluasi Penyediaan Air Baku dan SPAM di Sulbar, PUPR Perkuat Sinergi Pengawasan Infrastruktur Wilayah

Bagikan