Polewali,Suwarta.id – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Polewali Mandar menggelar Operasi Tertib Pelajar (OTP) di Polewali, Rabu, 26 Agustus 2026 Langkah ini dilakukan guna memelihara ketertiban serta menegakkan kedisiplinan siswa di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.
Patroli gabungan ini menyisir sejumlah titik strategis di kawasan Kota Polewali. Rute patroli dimulai dari Jalan Manunggal (depan Alun-alun Kota Polewali), melintasi Jalan H. Agus Salim (depan SMAN 3 Polewali), lalu berbelok ke Jalan Pemuda. Di lokasi tersebut, petugas mendapati enam siswa SMK Negeri 1 Polewali yang sedang berada di luar area sekolah, sementara beberapa siswa lainnya melarikan diri saat melihat kedatangan petugas. Setelah dikonfirmasi, keenam siswa tersebut diketahui sedang memproses kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Petugas kemudian melanjutkan penyisiran ke Jalan HOS Cokroaminoto (depan SMAN 2 dan SMPN 4 Polewali), Jalan Kartini, tembus ke Jalan Poros H. Andi Depu (depan SMAN 1 Polewali), hingga ke Jalan Pancasila untuk memantau area Kompleks Gedung Gabungan Dinas Polman. Patroli dilanjutkan ke Jalan Budi Utomo, Jalan Dr. Ratulangi, kawasan Stadion S. Mengga, Taman Sport Center Polewali, hingga area Pacuan Kuda Kabupaten Polman, sebelum akhirnya rombongan kembali ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Polman.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Polman, bersama Kabid. Trantibum Satpol PP Kabupaten Polman, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan PPUD Satpol PP dan Damkar Provinsi Sulawesi Barat, PPNS Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Polman, Staf Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP dan Damkar Provinsi Sulawesi Barat, Anggota Trantibum Satpol PP Kabupaten Polman. Dalam pelaksanaannya, tim yang bertugas menggunakan dua unit mobil roda empat serta satu unit truk Dalmas milik Satpol PP Kabupaten Polman.
Terhadap enam siswa yang terjaring, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Polman bersama Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang PPUD Satpol PP Provinsi Sulbar memberikan pengarahan langsung di tempat. Petugas menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan mematuhi aturan belajar mengajar, meskipun sedang menjalankan tugas PKL. Usai dibina, para siswa diminta segera kembali ke tempat penugasan PKL masing-masing.
Kasatpol PP dan Damkar Sulbar, Aksan Amrullah, menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Tertib Pelajar bertujuan untuk menekan tingkat pelanggaran siswa utamanya tingkat menengah dan atas, sekaligus menegakkan Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Pelindungan Masyarakat. Di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berupaya menekan angka siswa putus sekolah.
“Kita ingin menciptakan generasi emas Sulawesi Barat yang tidak hanya mementingkan nilai akademik tetapi juga pendidikan karakter, olehnya itu kita bina agar tidak terjerumus ke hal negatif, misalnya hindari kecanduan zat adiktif rokok, hindari kekerasan seperti tawuran dan sebagainya. Dalam Perda Nomor 2 Tahun 2024 dijelaskan agar siswa tidak meninggalkan sekolah tanpa izin, jadi ini adalah penegakan Perda juga,” jelas Aksan.
Melalui pelaksanaan Operasi Tertib Pelajar ini, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan para siswa di Kabupaten Polewali Mandar semakin meningkat. Sinergi antara Satpol PP dan Damkar Provinsi Sulbar dengan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Polman ini juga diharapkan dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan belajar yang tertib, kondusif, serta membentengi generasi muda dari potensi pelanggaran ketertiban umum maupun kriminal.(*)




