Suwarta.id, Mamuju – Tujuh warga menunaikan nazar dengan berjalan kaki dan bersepeda sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK-JSM) dalam Pilkada Sulawesi Barat
Enam orang berjalan kaki, sementara satu lainnya bersepeda sejauh 160 km dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ke Mamuju.
Mereka tiba di kediaman pribadi Suhardi Duka pada Kamis malam (5/12/2024) setelah menempuh perjalanan selama empat hari.
Ketujuh orang tersebut adalah Syamsul Mudir (53), Muhammad Anwar (41), Sunai (50), Abd. Rahman (43), Nurdin (43), Talib (43), dan Hasman (54), yang mengayuh sepeda.
Rombongan berangkat dari rumah Ketua DPC Partai Demokrat Polewali Mandar, Syamsul Samad, pada Senin pagi (2/12), pukul 06.40 Wita.
Sesampainya di Mamuju, mereka disambut ratusan pendukung SDK-JSM, termasuk Suhardi Duka sendiri.
Dalam suasana haru, para pejalan kaki melakukan sujud syukur, disusul pengalungan kain khas Sekomandi oleh Suhardi Duka.
“Karena ucapan adalah doa, dan doa dikabulkan oleh Allah SWT, SDK-JSM menang,” ujar Syamsul Mudir, salah satu pejalan kaki.
Syamsul bercerita, ide nazar ini muncul saat ia bersama pendukung lain berdoa untuk kemenangan SDK-JSM.
Ia juga berencana melanjutkan nazar dengan berpuasa satu hari dan mengunjungi kediaman Salim S. Mengga.
Selama perjalanan, mereka hanya dua kali berhenti makan di rumah warga dan tidur di bale-bale di pinggir jalan.
“Mungkin ini rezeki untuk Pak Suhardi Duka dan Pak Salim Mengga. Kami ingin mencatat sejarah untuk kemenangan SDK-JSM,” ungkap Syamsul.
Suhardi Duka mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk dukungan yang luar biasa.
“Ini adalah kemenangan kita bersama, dan berkat doa semua pihak, kami bisa menang. Terima kasih atas usaha yang luar biasa ini,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Acara ditutup dengan makan malam bersama sebelum para pejalan kaki diantar untuk beristirahat.(Hh)




