Mateng, Suwarta.id – Cuaca buruk dan tingginya gelombang di pesisir pantai desa Lamba-Lamba, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah (Mateng), membuat sebagian nelayan enggan untuk melaut.
Hali itu yang diutarakan Salah seorang nelayan Amri (50) kepada redaksi saat di temui di pinggir pantai, sore tadi. Jum’at, (11/4/2025)
“Kalau begini cuaca, apalagi tinggi gelombang mana berani kita mau melaut,” ungkapnya.
Dikatakan jika dirinya sudah beberapa hari tidak melaut dikarenakan cuaca yang tidak mendukung, ditambah lagi gelombang dilaut sangat besar.
“Sudah beberapa hari saya memilih kekebun dari pada melaut,” cetusnya.
Masih Amri wajar jika saat ini ikan laut dipasaran itu mahal, dengan cuaca buruk dan tingginya gelong laut, tentu hasil tangkapan nelayan seperti saya kadang – kadang hasil tangkapan tidak seberapa, kadang ada kadang juga tidak ada.
“Kalau cuaca begini wajar kalau harga ikan mahal, terutama ikan laut, biar juga banyak ikan dilaut kalau gelombang tinggi mana bisa ditangkap,” bebernya.
Ia pun berharap semoga cuaca seperti ini cepat berlalu agar dirinya bisa kembali melaut untuk mencari ikan, tutupnya.
Arisman




