Mateng, Suwarta.id – Fenomena El Nino berdampak luas di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Usai melaksanakan salat Istighosah sebagai ikhtiar spiritual meminta di turunkannya hujan, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras kepada awak media mengatakan melihat kondisi Mamuju Tengah dalam 2 sampai 3 bulan terakhir ini hampir curah hujan tidak ada sama sekali dimana jika melihat prediksi BMKG El Nino cukup panjang dan ini sangat berdampak di Mamuju Tengah.
” Nah yang kita rasakan saat ini kekeringan dimana mana, setidaknya ada 20 Lebih desa di Mamuju Tengah yang terdampak,” ungkapnya.
Bahkan kata Arsal, ada beberapa kejadian kebakaran akibat dari pembakaran dan ada juga yang diluar dari kesengajaan, tambahnya.
Masih Arsal, jadi dengan kondisi yang begitu panas kemudian terdapat beberapa Kekeringan yang ada di beberapa desa di Mamuju Tengah, menyimpulkan untuk kami melakukan konsultasi ke Majlis Ulama Indonesia (MUI) apakah saat ini memennya untuk melaksanakannya salat Istighosah. untuk meminta hujan.
” Jadi sesuai penjelasan Majelis ulama, jika syaratnya sudah terpenuhi untuk melaksanakan karena itu pagi hari ini kami mengundang anak-anak pondok pesantren, para alim ulama, toko masyarakat, AsN, TNI Polri untuk kemudian bersama-sama melaksanakan salat sunnah Istighosah pagi hari ini,” tutupnya.




