Mateng, Suwarta. id – Dua kasus begal terhada dua pelajar yang terjadi di Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), beberapa hari yang lalu diperkirakan pelaku yang sama.
Kepada awak media Kapolsek Pangale Ipda I Nyoman Lugianto membenarkan kejadian tersebut ia mengatakan jika pada saat mendapatakan informasi ia langsung menemui korban dan para saksi dari hasil tersebut mereka membenarkan kejadian terkait kasus yang terjadi dijalan penghubung Lattibing – Karama.
“Jadi memang betul kejadian itu pak, hanya saja korban berdomisili di Bunda, dan entah mengapa samapai sekarang belum ada laporan yang masuk ke Polsek, ” Kata Nyoman pada saat di hubungan melalui henphone pribadinya. Sabtu, (28/2/2026).
Masih Nyoman ia membebarkan jika kebetulan di hari yang sama siang juga, di jam yang berbeda telah terjadi kasus yang sama di Polo Pangale.
” Nah, saya sangkanya itu kalau yang di polo Pangale sudah masuk Laporannya dan sudah kami laporan ke Polres, ” Ungkap.
Untuk modus pelaku kasus di Polo Pangale itu dengan cara membuntuti korban kemudian solah olah berbicara ke korban mengatakan kalau ban motor korban kempes lalu si korbon berhenti sejenak.
“Di saat korban masih di atas motor, di situlah pelaku melakukan aksinya langsung mengambil HP korban yang ada di kantong depan motor si korban lalu kabur, “ujarnya.
Sementara kasus yang di Lattibung – Karama pelaku memang menghadang dijalan dengan modus meminta tolong untuk dibantu karena kehabisan bensin disitulah pada saat korban tinggal sejenak , pelaku langsung melakukan aksinya beruntung di kasus ini barang milik korban masih bisa diselamatkan seperti Hendpohe dan uang miliknya.
” Dari 2 kasus yang sama ini di hari yang sama di jam yang berbeda, kami menduga dengan informasi yang kami dapat dari ciri – ceri pelaku diperkitakan pelakunya sama,” terang Nyoman.
Dengan kasus ini Nyoman mengimbau untuk tetap mengantisipasi diperjalanan apalagi jika kita sendiri, karena dengan melihatkasuai ini rata -rata yang di incar itu pengendara yang sendiri apalagi kalau perempuan, jadi saya meminta kepada seleuh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati.
Untuk infotmasi tambahan, Saat ini pelaku saat ini semntara dalam lidik oleh pihak yang kepolisian.
Sementara untuk korban yang di Polo Pangale perempuan SMA kelas 3 , sementara korban yang ada di jalan Latting – Karama perempuan juga, SMP kelas 2. (***)




