Suwarta.id, Mamasa – Gerakan Poros Pemuda Sulawesi Barat (Sulbar) melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa. Mereka secara terbuka mendesak Bupati Mamasa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak menunjukkan kinerja yang maksimal.
Dalam pernyataan sikapnya, Poros Pemuda Sulbar menyebut banyak OPD di lingkungan Pemkab Mamasa yang bekerja secara asal-asalan, tidak profesional, bahkan terkesan hanya mencari aman tanpa kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami mencium aroma stagnasi birokrasi yang sangat kuat. Banyak OPD yang hanya hadir secara fisik, tapi nol produktivitas. Mamasa butuh pemimpin dan pejabat yang bekerja, bukan hanya duduk di balik meja!” Tegas Arafat Kordinator Gerakan Poros Pemuda Sulbar 24/05/25
Gerakan ini menilai, ketidakmampuan sejumlah OPD dalam menjalankan program kerja, pelayanan publik yang amburadul, serta lambannya realisasi anggaran, adalah tanda jelas bahwa banyak pejabat tidak layak menduduki jabatannya.
“Kalau Bupati tidak segera melakukan evaluasi tegas, maka kami akan anggap beliau ikut membiarkan kebusukan birokrasi terus berlarut. Jangan sampai rakyat menilai Bupati hanya jadi simbol, tanpa keberanian mengambil tindakan!” lanjut Arafat
Gerakan Poros Pemuda Sulbar (GPPS) menuntut agar evaluasi dilakukan secara transparan, dengan melibatkan pihak independen dan masyarakat sipil, untuk menghindari kesan tebang pilih dalam proses evaluasi tersebut.
Ditempat yang terpisah . Arifin Djalil Yang bertugas Sebagai Ketua umum HMI Cab Mamasa mengungkapkan
Aksi ini perlu dipandang sebagai peringatan keras dari generasi Mamasa yang tidak ingin melihat daerahnya terus-menerus terjebak dalam lumpur kemunduran akibat kelalaian birokrat yang tidak bertanggung jawab.
Seperti Kejadian Di beberapa Sekolah Yang Melahirkan Beberapa Kepala sekolah melalui goresan Tanda tangan SK Nota Tugas. Yang menjadi polemik.
Demikian pula dengan kepala badan keuangan aset daerah (BKAD) yang dipandang perlu menjadi bahan attensi bagi bupati mamasa untuk segera mengevaluasi dari beberapa kejadian yang telah terjadi beberapa tahun belakangan. Ungakp Arifin.(hh)




