Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Iman Dan Adab Siswa Penangkal Serangan Virus Konten Negatif Dalam Bermedsos

Iman Dan Adab Siswa Penangkal Serangan Virus Konten Negatif Dalam Bermedsos

Suwarta.id, Mamuju – Bertempat di aula Madrasah, 11/2/2026, KPID Sulbar kembali mempertebal asupan pengetahuan penyiaran siswa MTs Negeri 1 Mamuju.

Secara bergantian Komisioner didapuk menyampaikan pesan-pesan penyiaran kepada ratusan siswa kelas IX dalam rangka memperkuat karakter dan membekali siswa dengan etika berinternet yang sehat dengan tema Iman dan Adab di Media Sosial.

Mengawali kegiatan Wakil Ketua KPID Sulbar Ahmad Syafri Rasyid mengenalkan KPID kepada siswa, ia menerangkan bahwa tugas kami adalah memastikan masyarakat menerima siaran yang layak dan benar, tontonannya wajb sesuai tuntunan kita baik dari segi etika kesopanan maupun yang berhubungan dengan norma kesusilaan.

Kalau di madrasah tentu ada tata tertibnya dan apabila dilanggar maka dipastikan akan mendapatkan teguran atau mungkin hukuman sesuai jenis pelanggarannya, di KPID pun begitu, kalau ada televisi atau radio yang menayangkan siaran diduga melanggar tata tertib (aturan) maka akan diberikan teguran jika terbukti melakukan pelanggaran, ungkapnya.

Koorbid. Pengawasan Isi Siaran Nur Ali mengatakan diera digitalisasi sekarang ini informasi begitu cepat berkelebat dan hinggap di gawai kita dan itu nyaris tanpa kendali dan tanpa kontrol, semua warna konten seperti kilat seolah menghipnotis kita untuk terus melihatnya, padahal informasi atau konten tersebut tidak jelas rimbanya.

Bersama Anak Yatim, Jadi Sarana Utama Polda Sulbar Jaga Keamanan Melalui Keberkahan Doa

Karenanya kami mengajak siswa untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, jangan mudah percaya dengan konten yang tidak jelas, sebab informasi yang benar-benar bisa dipercaya itu hanya yang disiarkan televisi dan radio, alasannya setiap berita atau informasinya sudah melalui tahap verifikasi, imbuhnya.

Sementara itu Koorbid. PKSP Firman Getaran menilai tugas KPID selaras dengan tema yaitu Iman dan Adab di Media Sosial, meskipun nyatanya saat ini KPID tidak bisa mengawasi media sosial namun mengingatkan kepada pelajar untuk terus membentengi dari serangan virus konten negatif adalah sebuah keharusan, kita memang belum diberi ruang mengawasi tapi kita punya pintu masuk untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat termasuk pelajar tentang sisi jahat konten media sosial.

Kami yakin berbekal iman dan adab siswa madrasah akan dengan mudah menghalau konten sampah agar tidak menjadi lumbung hoaks dalam diri, pungkasnya.

Hadrah, Koorbid. Kelembagaan berpesan agar siswa meluangkan waktu berkumpul bersama keluarga, tanamkan rasa cinta dan pupuk kebahagiaan dengan cara berkumpul menonton televisi, apalagi tidak lama lagi kita memasuki bulan suci ramadan perbanyak menonton siaran bernilai ibadah dan kurangi menonton konten tak bermanfaat supaya pikiran kita bersih dari hal-hal tak berguna, ucapnya.

Komisioner bidang PKSP Sarinah memuji siswa MTsN 1 Mamuju yang sangat antusias mendengarkan pemaparan dari kami, ini menandakan Iman dan Adab sudah melekat pada diri siswa dan ini erat kaitannya dengan apa yang telah di sampaikan Komisioner tentang konten atau informasi yang benar dan informasi bohong, kami pastikan anak-anak kita ini adalah generasi cerdas tanpa hoaks yang mampu memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk baginya, tandasnya.

Kedekatan Polantas Polda Sulbar dengan Masyarakat, Jadikan Suasana Malam Hari Lebih Nyaman dan Aman

Sementara itu kepada siswa, Komisioner kelembagaan Naluria Islami menitik beratkan penggunaan media sosial untuk kepentingan pembelajaran yang berkaitan dengan pendidikan, silahkan menonton tapi sedianya konten yang benar-benar memperkaya pengetahuan, di ponsel juga sudah bisa menonton televisi dengan beragam siaran jadi warnai hari-harimu dengan melihat konten positif, sebab boleh jadi besok atau lusa informasi itu menjadi jembatan menuju meraih sukses, kuncinya.(hh)

Bagikan