Pemprov Sulbar
Beranda / Pemerintahan / Pemprov Sulbar / Karo Pemkesra Hadiri Pertemuan Rutin Kelompok Kerja REDD+ Sulbar, Bangun Sinergitas

Karo Pemkesra Hadiri Pertemuan Rutin Kelompok Kerja REDD+ Sulbar, Bangun Sinergitas

Mamuju,Suwarta.id –  Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menghadiri Pertemuan Rutin Kelompok Kerja (Pokja) REDD+ Sulawesi Barat yang berlangsung di Grand Maleo Hotel, Mamuju, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi dan optimalisasi pelaksanaan Program REDD+ di Sulawesi Barat melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Lembaga Perantara Sulawesi Cipta Forum (SCF).

Pertemuan membahas peran dan fungsi Pokja REDD+, sekaligus strategi implementasi REDD+ di tingkat daerah melalui penguatan Rencana Aksi Daerah (RAD) serta sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV). Ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Forum tersebut menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan daerah dalam mendukung program pembangunan rendah karbon. Program sendiri merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Barat.

Di sela kegiatan, Murdanil, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesra mendukung penuh penguatan koordinasi antarperangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan implementasi REDD+.

Dinas Pangan Sulbar Ikuti Apel Virtual, Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik Berkualitas

“Sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga mitra, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan implementasi REDD+ di Sulawesi Barat. Melalui koordinasi yang baik, kita berharap program ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Murdanil.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan serta mendukung visi Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.

REDD+ adalah sebuah kerangka kerja global dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan cara mencegah kerusakan hutan, yaitu lewat kegiatan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, konservasi hutan, pengelolaan hutan berkelanjutan, serta peningkatan cadangan karbon.(rls)

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Bagikan