Mateng, Suwarta. id – Ditengah gejolak efisiensi, bersama pemerintah Desa (Pemdes), masyarakat dan pengusaha sawit yang ada di Kombiling, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah (Mateng) berkolaborasi memberbaiki gorong – gorong yang ada di dusun Babana Baru. Minggu, (15/2/2026)
Kolaborasi atau gotong royong dianggap penting selain karena gejolak efisiensi sehingga tidak mungkin mengandalkan anggara dana desa, gorong – gorong yang mereka perbaiki juga sudah sangat tapi dan memprihatinkan sehingga di pandang perlu untuk diperbaiki.
Apalagi letak, gorong- gorong berada di jalan akses utama yang ada di desa Kombiling yang menjadi penghubung vital bagi aktivitas sehari-hari warga yang berjumlah sekitar 1.848 jiwa itu.
kepada redaksi Malkam mengungkapkan inisiatif ini muncul selain karena ditengagga efisiensi kondisi gorong – gorong juga sudah rapuh dan memprihatinkan yang berada di jalan utama di desa Kombiling sehingga kolaborasi ini dipandang perlu untuk dilakukan.
“Makanya pemerintah desa, masyarakat bersama pengusaha sawit yang ada di desa berinisiatif melakukan gotong royong pembangunan gorong -gorong secara swadaya,” Kata Malkam.
” Allhamdulilah antusiame masyakat dan juga para penguasa sawit di desa Kombiling sangat baik sehingga pekerjaan gorong-gorong secara swedaya ini berjalan dengan baik,tambahnya .
Olehnya itu dengan semangat kebersamaan ini, Malam berharap akses utama desa bisa kembali normal dan aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat tidak lagi terhambat oleh rusaknya infrastruktur, tutupnya
Untuk informasi tambahan, gorong – gorong yang di kerjakan secara swedaya oleh masyarakat Kombiling panjangnyanya 6×2 Meter, dengan anggaran yang terkumpul sekita 5 juta rupiah, baik itu berupa uang, maupun bahan material, Semen, pasir dan besi.
Foto kebersamaan Warga Kombiling saat melakukan pekerjaaj gorong – gorong secara Swedaya atau gotong royong :







