Mamuju Pemerintahan Pemprov Sulbar Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Sekda Sulbar Junda Maulana: WFH Sulbar untuk Efisiensi, Bukan untuk Liburan

Sekda Sulbar Junda Maulana: WFH Sulbar untuk Efisiensi, Bukan untuk Liburan

Mamuju,Suwarta.id  – Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana mengingatkan ASN agar tidak keliru memaknai Work From Home (WFH) setiap Jumat sebagai hari libur.

Ia mengatakan, WFH tetap merupakan hari kerja sehingga seluruh ASN harus tetap menjalankan tugas dari rumah dan tidak bepergian ke luar kota.

Penegasan ini sekaligus untuk meluruskan anggapan bahwa WFH bisa dimanfaatkan sebagai Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja.

“Kami berharap WFH ini betul-betul WFH bukan WFA, bekerja dari rumah sehingga tidak boleh ada yang keluar dari kabupaten Mamuju,” kata Junda Maulana menjelaskan sejumlah hal penting yang disampaikan dalam apel virtual bersama seluruh ASN Pemprov Sulbar saat ditemui di Matos, Mamuju, Senin 6 April 2026.

Ia menjelaskan, jika kebijakan tersebut disalahartikan, maka tujuan efisiensi tidak akan tercapai. Sebab, aktivitas bepergian justru akan memicu tambahan pengeluaran.

Jadi Narasumber Perlindungan Anak, Kapolda Sulbar Ajarkan Anak Berani Berkata “TIDAK” & Hindari Curhat di Medsos

“Karena kalau ada yang keluar menganggap hari libur maka efisiensi tidak tercapai karena pasti memerlukan biaya, penggunaan BBM dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kebijakan ini diterapkan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ditengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah. Kondisi tersebut mendorong Pemprov Sulbar untuk menyesuaikan pola kerja sebagai bagian dari langkah penghematan anggaran.

“Kita punya tekanan fiskal baik itu melalui APBD maupun ada tekanan-tekanan dari problem global yang tentu berdampak, maka kita harus melakukan yang namanya efisiensi,” ujar Junda Maulana.

Penyesuaian tidak hanya pada penerapan WFH, tetapi juga menyasar pola kerja lainnya. Rapat-rapat diupayakan dilakukan secara virtual guna menekan biaya operasional.

Selain itu, perjalanan dinas turut dibatasi dan hanya dilakukan untuk kegiatan yang benar-benar penting dan mendesak.

Komisi II DPRD Sulbar Rapat Evaluasi Realisasi PAD dan Pelaksanaan Program APBD 2026 dengan OPD Mitra Kerja

“Rapat-rapat kita usahakan melalui virtual sebisa mungkin. Kemudian perjalanan dinas kita batasi untuk tidak melakukan perjalanan jika tidak terlalu penting dan mendesak,” pungkasnya. (Rls)

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI CALON KI SULBAR PERIODE 2024-2028

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Bagikan