Mamuju Tengah Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Semburan Lumpur dan Dugaan Gas Gegerkan Warga Polongaan, Kapolsek Tobadak Turun Langsung Amankan Lokasi

Semburan Lumpur dan Dugaan Gas Gegerkan Warga Polongaan, Kapolsek Tobadak Turun Langsung Amankan Lokasi

Mateng,Suwarta.id – Menindaklanjuti munculnya semburan air bercampur lumpur di Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Kapolsek Tobadak IPTU Budi Wijanarko Utomo bersama personel Polsek Tobadak, BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, dan aparat Desa Polongaan turun langsung ke lokasi kejadian. Senin (13/7/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, semburan air dan lumpur tersebut berasal dari titik sumur bor yang digali oleh warga untuk memenuhi kebutuhan irigasi area persawahan. Pengeboran dilakukan karena wilayah tersebut masih mengalami musim kemarau dengan curah hujan yang sangat minim.

Sebelumnya, setelah semburan terjadi, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Mamuju Tengah bersama masyarakat setempat telah melakukan penanganan darurat dengan menimbun titik semburan menggunakan pasir, tanah, dan batu. Upaya tersebut berhasil menghentikan keluarnya air dan lumpur ke permukaan, namun dari dalam sumur masih terdengar suara gemuruh sehingga diperlukan pengawasan lebih lanjut.

Dari hasil pengumpulan informasi di lokasi, diketahui bahwa pada Jumat (9/7/2026) juga pernah dilakukan pengeboran sumur bor lain yang berjarak sekitar 10 meter dari titik semburan saat ini. Namun pengeboran tersebut dihentikan dan ditutup oleh pemilik lahan setelah diduga mengeluarkan gas yang dapat menyala saat terkena api.

Selain itu, masyarakat setempat menyampaikan bahwa pada tahun 1991 dan 2012 pernah dilakukan kegiatan pengeboran oleh PT Pertamina di sekitar area perkebunan Desa Polongaan. Namun hingga kini masyarakat mengaku belum mengetahui hasil dari kegiatan pengeboran tersebut.

Waspada Buaya! Wabup Mateng Imbau Pemdes Pasang Rambu Larangan Mandi di Sungai

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Tobadak segera memasang police line di sekitar lokasi semburan untuk mencegah masyarakat memasuki area yang berpotensi membahayakan. Personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekati lokasi hingga ada hasil pemeriksaan dari instansi teknis yang berwenang.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Mamuju Tengah telah berkoordinasi dengan Balai Penelitian Pertambangan Wilayah IV Palu untuk melakukan kajian terhadap kondisi lokasi melalui analisis titik koordinat serta pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab munculnya semburan tersebut.

Kapolsek Tobadak juga telah memerintahkan personel, termasuk Kanit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Polongaan, untuk terus melakukan pemantauan di lokasi bersama BPBD hingga hasil pemeriksaan resmi diterbitkan. Koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan guna memastikan kondisi tetap aman dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap area persawahan maupun masyarakat sekitar.

Saat ini situasi di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Area semburan masih berada dalam pengawasan aparat kepolisian bersama instansi terkait.

Hms Polres Mateng

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bagikan