Mateng, Suwarta.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) melalui Wakil Bupati Askary menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti keberfungsian, kebermanfaatan, serta keberlanjutan infrastruktur sanitasi, khususnya Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT).
Tak hanya terbatas di pusat kota, layanan ini dipastikan menjangkau seluruh pelosok desayang ada di kabupaten Mamuju Tengah.
” Untuk layanan IPLT akan berlaku di seluruh desa yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah, jadi Mobil akan mobile akan kita atur layanan – Layanan terjadwal di setiap kecamatan atau desa,” kata Askary kepada awak media usai melakukan rapat koordinasi bersama dengan tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sulbar, di ruang rapat Wakil Bupati, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Rabu (2/9/2026).
Lebih lanjut Askary katakan bantuan infrastruktur IPLT beserta seluruh sarana pendukung, seperti armada kendaraan operasional, itu telah tersedia.
Saat ini, Pemkab bersama pihak balai tengah mematangkan regulasi dan sistem operasional agar fasilitas tersebut dapat segera difungsikan secara optimal.
“Nantinya berdampak pada sanitasi dan lingkungan,” ujarnya Askary.
Masih Askary, ia mengungkapkan program ini hadir untuk kepentingan masyarakat luas.
“Hasil pengolahan limbah tinja dari IPLT tidak sekadar dibuang, melainkan diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman, sehingga memberikan nilai tambah dari sisi ekologi dan pertanian,” cetusnya.
Dengan hadirnya UPTD IPLT ini, Askary berharap kualitas sanitasi dan lingkungan hidup di Mamuju Tengah dapat meningkat secara signifikan.
” Layanan ini diharapkan membawa dampak positif bagi kesehatan, kenyamanan, dan kebersihan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten, baik di perkotaan maupun pedesaan,” tutupnya.
Diketahui turut hadir, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sulbar, Wahyu Tri Nugroho, Asisten I Pemkab Mateng, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Kepala Badan Keuangan dan tamu undangan lainnya. (**)




