Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Pelatihan PBJP Level-1 Angkatan II Resmi Berakhir, BPSDM Sulbar Komitmen Cetak ASN Berintegritas dan Profesional

Pelatihan PBJP Level-1 Angkatan II Resmi Berakhir, BPSDM Sulbar Komitmen Cetak ASN Berintegritas dan Profesional

Suwarta.id, MAMUJU – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat sukses menuntaskan seluruh tahapan pelaksanaan Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 Angkatan II Tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui 2 tahapan, yaitu pembelajaran mandiri/LMS mulai 24 Juni s/d 8 Juli 2025 dan tatap muka/klasikal mulai 9 s/d 10 Juli 2025.

Pada kesempatan ini, Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Farid Wajdi hadir langsung menyampaikan Ceramah Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN.

Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi ASN, khususnya dalam bidang strategis seperti pengadaan barang/jasa, guna menciptakan birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

Selain itu, pelatihan ini juga menghadirkan Dr. Ir. Rakhmat Thahir, S.T., M.Si., IPU dan Hidayat, S.E., M.Si sebagai Narasumber.

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Farid Wajdi menyampaikan bahwa keberhasilan pelatihan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap visi Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Suhardi Duka, M.M, yaitu Membangun SDM yang unggul dan berkarakter dan Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

“ASN yang memiliki kompetensi di bidang pengadaan barang/jasa menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui pelatihan ini, kami berharap ASN di Sulawesi Barat mampu menerapkan prinsip-prinsip pengadaan yang profesional dan berintegritas, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Farid, Jumat 11 Juli 2025.

Seluruh peserta sudah menyelesaikan tahapan kegiatan pelatihan dengan baik. Diharapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.(Adv/hh)

Bagikan