Suwarta.id, Polewali Mandar – Melalui Perum Bulog Polewali Mandar, Pemerintah mulai menyalurkan beras bantuan pangan untuk masyarakat Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud melepas secara langsung bantuan pangan di Kantor Bupati Polman ke masing masing kelurahan.
Sebanyak 44.475 warga Polewali Mandar yang tercatat sebagai penerima manfaat dalam alokasi bulan Juni dan Juli 2025.
Total Beras bantuan pangan yang digelontorkan untuk Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 889.500 kg yang disalurkan oleh Perum Bulog Polman.
Distribusi perdana dimulai di wilayah terdekat yakni Kecamatan Polewali, yang selanjutnya akan menyasar seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Polewali Mandar.
Dari 44.475 penerima manfaat Kecamatan Campalagian terbanyak yang menerima bantuan pangan dengan total penerima sebanyak 5.975 orang, kemudian Kecamatan Luyo 3.961 orang, Binuang 3.698 orang, Balanipa 3.431 orang, Tutar 3.321 orang, Polewali 3.258 orang, Mapilli 3.200 orang.
Tapango 2.903 orang, Wonomulyo 2.841 orang, Tinambung 2.513 orang, Matakali 2.217 orang, Limboro 2.214 orang, Alu 1.779 orang, Bulog 1.274 orang, Anreapi 1.112 orang dan Kecamatan Matangnga 778 orang.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat fluktuasi harga beras.
Bupati Polman Samsul Mahmud, mengatakan, penyaluran bantuan pangan ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu serta bisa menekan angka kenaikan harga beras di pasaran.
“Bantuan pangan ini direncanakan sejak Juni–Juli, dan hari ini kita mulai menyalurkannya,” ujarnya.
“Bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat miskin, tetapi juga dapat menstabilkan harga beras di pasaran,” tambahnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga beras.
“Langkah yang kita lakukan operasi pasar, penjualan beras SPHP di kios terdekat, dan penyaluran bantuan pangan langsung,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan perum Bulog Polman, Faris Sudirman, mengatakan, penyaluran beras bantuan pangan ini dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada bulan Juli.
“Setiap masyarakat penerima manfaat akan menerima 20 kilogram beras dengan rincian 10 kilogram bulan Juni dan 10 lainnya untuk bulan Juli 2025,” ungkapnya.(jl/hh)




