Mateng,Suwarta.id – Hari terakhir pelaksanaan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, yang digelar di kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah (Mateng). Kamsi, (12/2/2026).
Hadir dalam kegiatan Musrenbang di hari terakhir musrembang, Wakil Bupati (Wabup) Mamuju Tengah Dr. Askary Anwar, didampingi oleh Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj Nirmalasari Aras, Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah Hamka, anggota DPRD Dapil Tobadak dan Topoyo, Kepala OPD se Mamuju Tengah, Camat Tobadak, Kades sekecamatan Tobadak, serta sejumlah stakeholder terkait, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Perempuan, Agama, perwakilan TNI/Polri.
Dalam sambutan Wabup Mateng menyampaikan agar setiap usulan dari desa, harus selaras dengan delapan misi yang telah termuat dalam RPJMD Mamuju Tengah.
” Kita ingin Mamuju Tengah tumbuh menjadi daerah agropolitan, yang mandiri,” sebut Askary.
Karenanya, Ia berharap semua program prioritas di Musrenbang kalau ini setara dengan ASTA KUAT.
“Dan berdampak luas bagi masyarakat,termasuk mendahulukan infrastruktur pendukung ekonomi, ” tambahnya.

Ket. Foto bersama diacara terakhir Musrembang kecamatan yang di gelar di Tobadak, Mateng.
Sementara itu Ketua DPRD Mateng Hj Nirmalasari Aras, menyampaika jika Tobadak memiliki potensi yang cukup besar, bahkan menjadi kecamatan yang memiliki pemukiman transmigrasi terbesar di Mamuju Tengah.
“Tentu ini adalah potensi yang sangat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari produksi hasil perkebunan sawit, peternakan sapi dan ungags yang memadai,” ungkap Nirmalasari.
Bahkan, di Tobadak, dengan potensi yang melimpah, akan dapat menjadi pemasok pangan bagi Ibu Kota Negara (IKN) di masa mendatang, dengan dari awal proses hilirisasi pangan dan komoditas di Tobadak dirancang dengan baik.
“Kegiatan Musrenbang ini, menjadi wadah bersama, mendorong semangat pertumbuhan ekonomi Tobadak lebih baik” kata Nirmalasari.
Namun Ia menuturkan tantangannua juga tak terelakkan, seperti akses terbatas ke pasar, kualitas pendidikan rendah, serta layanan kesehatan di desa pinggiran—meskipun pusat kecamatan sudah memadai.
“Inilaj prioritas rencana pembangunan tahun ini. Musrenbang adalah wadah musyawarah mufakat,sinergikan aspirasi masyarakat dengan program pusat, provinsi, dan daerah,” tegas Nirmalasari. (***)




