Mateng, Suwarta.id – Peristiwa berdarah kembali terjadi di KabupatenMamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Diketahui Peristiwa itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.
Dimana korban ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka tebasan di leher diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.
Selain itu, anak Pasangan suami istri (Pasutri) tersebut juga ikut mengalami luka tebasan yang serius.
Saat ini anak tersebut tengah dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) lantaran terus mengalami pendarahan serius.
Kapolsek Tobadak, Iptu Budi Wijanarko Utomo, membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar. Jenazah korban telah dibawa ke Kabupaten Majene untuk dikebumikan. Sementara anaknya dirujuk ke RSUD Polman,” ujar Kapolsek via sambungan telepon.
Sementara itu kata Kapolsek, terduga pelaku yang merupakan suami Korban melarikan diri usai menebas istri dan anaknya.
Untuk saat ini terduga pelaku masih dalam pengejaran Polisi.
Menurut Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edward Hamsah, mengatakan pengejaran massif dilakukan menyusul kaburnya pelaku dari lokasi kejadian.
“Puluhan personel kami kerahkan, dibantu oleh warga setempat, untuk melakukan pengejaran dan menyisir titik-titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku,” ujar Edward. (Rul)




