Mamuju Tengah Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Kalau bukan Kita Siapa Lagi : Pemdes, Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Lapangan  Bola 

Kalau bukan Kita Siapa Lagi : Pemdes, Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Lapangan  Bola 

oppo_2

Mateng, Suwarta.id – Semangat gotong royong kembali terlihat di Lamba – Lamba Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Pemerintah Desa bersama pemuda dan masyarakat bahu-membahu membersihkan Lapangan Bola yang sudah lama dipenuhi rumput liar dan sampah.

Kegiatan bersih-bersih ini digagas oleh Pemdes, Masyarakat, Desa Lamba-Lamba sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas olahraga milik desa.

Sala satu Warga Adi  mengatakan lapangan bola merupakan pusat kegiatan pemuda dan masyarakat. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga dan merawatnya bersama.

“Kalau bukan kita siapa lagi. Lapangan ini milik kita bersama. Mari kita jaga, kita bersihkan, supaya bisa dipakai untuk kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda,” ujarnya kepada redaksi saat mengikuti  kerja bakti ada hari Jum’at, (21/8/2026).

Sementara itu Kepala Desa  Ariming  Semmang mengapresiasi inisiatif para pemuda, dan masyarakat. Ia menyebut pemerintah desa siap mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Bantuan berupa alat kebersihan insyaallah  bisa disiakan.

Bhabinkamtibmas tak beri celah gangguan malam, patroli Polsek Budong-Budong hadir jaga Kamtibmas

Dari pantauan redaksi Warga yang ikut dalam kegiatan pagi di lanjut sore  hari itu, terlihat masyarakat senang Karena lapang sudah agak bersih dibandingkan sebelum sebelumnya yang masih dipenuhi rumput.

Dengan lapangan yang  sudah kelihatan bersih walaupun tidak sepenuhnya bersih, setidak sudah terlihat jika masyarakat dan pemdes masih ada niat rasa gotong royong untuk membersihkan fasilitas olahraga yang tentunya sudah menjadi aset desa yang yang menjadi milik bersama.

olehnya itu, diharapkan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan agar semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum terus terjaga, hingga lapangan bola yang ada di desa Lamba- Lamba sepenuhnya bisa digunakan.(**)

Bagikan