Mateng,Suwarta.id Upaya Polri dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba terus digencarkan. Senin pagi, 24 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 WITA hingga selesai, Satuan Binmas Polres Mamuju Tengah hadir langsung di tengah para pelajar UPTD SMA Negeri 1 Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.
Kegiatan tersebut dikemas melalui pelaksanaan upacara bendera, pembinaan dan penyuluhan (Binluh) bahaya narkoba, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri, pihak sekolah dan para siswa.
Kasat Binmas Polres Mamuju Tengah, IPTU Yosep Herman Dolu, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, serta menaati aturan sekolah maupun hukum yang berlaku.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, mulai dari jenis-jenis narkotika, dampaknya terhadap kesehatan dan kondisi psikologis, hingga ancaman terhadap masa depan generasi muda. Para pelajar juga diingatkan bahwa penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba memiliki konsekuensi hukum yang serius.
Tak hanya soal narkoba, Sat Binmas turut mengingatkan para pelajar agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan menaati peraturan di jalan serta tidak menggunakan knalpot brong atau bogar yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Kegiatan semakin interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi bersama para siswa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi langsung dari Polri mendapat perhatian positif dari lingkungan sekolah.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas IPTU Yosep Herman Dolu, memberikan apresiasi atas antusiasme pihak sekolah dan para siswa yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.
“Pembinaan kepada pelajar merupakan investasi penting untuk membangun generasi yang disiplin, taat hukum dan mampu menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Polri akan terus hadir memberikan edukasi dan penguatan kamtibmas di lingkungan pendidikan,” ujar Kasat Binmas.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polri untuk menanamkan kesadaran hukum, kedisiplinan dan karakter positif sejak dini. Sinergitas antara kepolisian dan lembaga pendidikan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan kondusif.
Sat Binmas Polres Mamuju Tengah juga akan melakukan pemantauan dan koordinasi secara berkala dengan pihak SMA Negeri 1 Topoyo serta melanjutkan kegiatan penyuluhan secara berkesinambungan di sekolah-sekolah lainnya di wilayah hukum Polres Mamuju Tengah.
Dengan hadirnya Polri di tengah dunia pendidikan, pesan yang ingin ditegaskan sederhana namun kuat: generasi muda harus dijaga, dibina dan dipersiapkan agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba maupun berbagai bentuk kenakalan yang dapat merusak masa depan.
Kegiatan Pembina Upacara dan Binluh Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Topoyo berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.
Humas Polres Mateng




