Mamuju Tengah Polewali Mandar
Beranda / Dearah / Polewali Mandar / Bhabinkamtibmas Karossa Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying

Bhabinkamtibmas Karossa Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying

Mateng,Suwarta.id – Polri terus memperkuat kehadirannya di lingkungan pendidikan melalui program Polisi Mateng Masuk Sekolah (Si Mase). Langkah tersebut dilakukan untuk membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter serta memiliki kesadaran sejak dini terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pada 14/09/2026, Bhabinkamtibmas Polsek Karossa melaksanakan kegiatan sambang dan edukasi Kamtibmas di SD Kecil Kalia, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tasokko Aipda Warju, S.H. menyampaikan pengenalan program Si Mase kepada para guru dan siswa sebagai bentuk komitmen Polres Mamuju Tengah dalam menghadirkan pelayanan Kepolisian secara langsung di lingkungan sekolah.

Para siswa juga diberikan sejumlah pesan Kamtibmas, mulai dari pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas hingga pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan pendidikan.

Tak hanya memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas turut memberikan motivasi kepada para siswa agar senantiasa disiplin, menghormati guru dan orang tua serta tekun dalam belajar guna meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

DPRD Mamuju Tengah:  APBD  Perubahan 2026 Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat

Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dengan para guru dan siswa. Pendekatan humanis tersebut diharapkan mampu menghilangkan jarak sekaligus meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap Polri.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Binmas Polres Mamuju Tengah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi Kamtibmas kepada pelajar merupakan langkah penting untuk mencegah berbagai potensi gangguan sejak dini.

“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan edukasi dan membangun karakter generasi muda. Melalui Si Mase, kami ingin anak-anak mengenal Polri sebagai sahabat yang siap melindungi dan memberikan rasa aman,” ujarnya.

Program Si Mase diharapkan dapat terus menjadi jembatan komunikasi antara Polri, pihak sekolah dan para pelajar. Guru maupun siswa juga diajak untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas secara langsung di tengah para pelajar, Polres Mamuju Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif sekaligus menanamkan kesadaran Kamtibmas kepada generasi muda sejak dini.

APBD Perubahan 2026 Mamuju Tengah Naik RP 54,58 Miliar, Fokus pada Pelayanan Publik dan Kesejahteraan ASN

Kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Humas Polres Mamuju Tengah

Bagikan