Suwarta.id, MAMASA_ Kepala Desa Tawalian Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi barat( Sulbar) membangun jembatan satu unit pada tahun 2024, yang di biayai melalui dana insentif.
Dari informasi yang dihimpun jumlah anggaran yang digelontorkan 132 juta rupiah.
Ironisnya jembatan yang harusnya selesai tahun 2024, tidak kunjung selesai.
Bahkan terpantau, pada minggu 5 Januari 2024 baru mulai didasar. Sementara anggrannya sudah cair pada akhir November 2024 lalu.
“Anggrannya memang sudah cair. Namun saat akan dikerjakan sudah mulai hujan deras, hampir 24 jam, sehingga terkendala,” Kata Saulinggi selaku Kades Tawalian Timur, Minggu 05/01/25.
Ia mengungkapkan bahwa material dan tukang sudah siap bekerja. Selain musim hujan, juga kita terburu-buru karena ingin natalan.
“Sudah menumpuk material, Bahkan biaya tukang kita sudah bayar sebagian. Namun tidak bisa dilanjutkan bulan Desember lalu, karena musim hujan,” Ungkap Saulinggi.
Meski demikian, pihaknya akan melanjutkan pekerjaan jembatan yang menghubungkan salah satu perkampungan di Desa Tawalian Timur tersebut.
“Besok sudah mulai kerja tukang. Mudah-mudahan cuaca bersahabat, sekali lagi ini bukan kesengajaan tapi situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan,” tadasnya.(jp/hh)




