Suwarta.id, Mamuju – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat merilis data inflasi tahunan terbaru periode Januari 2025, Senin 3 Februari 2025.
Dari hasil data tersebut BPS mencatat inflasi tahunan Provinsi Sulbar memasuki diangka 0,32 persen.
Hal ini, disampaikan Kepala BPS Sulbar Tina Wahyufitri saat memimpin press rilis bersama jajarannya.
“Inflasi ini didorong adanya kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kenaikan harga pada kelompok ini menjadi faktor utama pendorong inflasi di Sulawesi Barat,” kata Tina.
Ia menambahkan dua Kabupaten yakni Mamuju dan Majene menjadi bagian survey fokus BPS, dimana kedua kabupaten ini menjadi kota Indeks Harga Konsumen (IHK).
“Secara year-on-year Mamuju mengalami inflasi 1,37 persen, dimana adanya peningkatan harga,” tambahnya.
Namun, berbeda dengan Kabupaten Majene yang justru mengalami deflasi sebesar 1,34 persen.
“Jadi wilayah Majens adanya penurunan harga dibandingkan tahun sebelumnya,” bebernya.(hh)




