Mamuju Pemerintahan Pemprov Sulbar Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Akurasi Data Diperkuat, Dinas Pangan Sulbar Matangkan Neraca Pangan 2026 Lewat Bimtek

Akurasi Data Diperkuat, Dinas Pangan Sulbar Matangkan Neraca Pangan 2026 Lewat Bimtek

Mamuju,Suwarta.id — Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah Tahun 2026, Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan virtual) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pangan Sulbar.

Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bimtek dihadiri oleh seluruh Dinas Pangan/urusan Pangan Kabupaten se-Sulbar. Hadir secara langsung, Dinas Pangan Kabupaten Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah.

Selain itu, hadir pula instansi terkait lainnya, diantaranya dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Sulbar Muhammad Taiyeb, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulbar Mulyawan Yusuf, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulbar Khaeruddin, serta dari Perum Bulog Cabang Mamuju, Abd. Kasim.

Bimtek bertujuan meningkatkan akurasi data ketersediaan dan kebutuhan pangan sebagai dasar perencanaan kebijakan yang lebih tepat dan terukur.

Eksebisi Menembak Forkopimda Warnai Keseruan HUT Bhayangkara ke-80 di Polda Sulbar

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan berbasis data, penguatan sektor pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Kepala Dinas Pangan Sulbar Suyuti Marzuki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan neraca pangan wilayah merupakan bagian penting dalam mendukung arah pembangunan daerah.

“Neraca pangan menjadi dasar dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Sulbar memiliki potensi sumber daya pangan yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga peternakan. Oleh karena itu, kegiatan bimtek ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan dalam menyusun neraca pangan yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif metodologi penyusunan neraca pangan,” ucapnya.

Hadiri Rakor Samsat Nasional di Semarang, Dirlantas Polda Sulbar Komitmen Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dina Sitorus, menyampaikan materi secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam pemaparannya, Dina Sitorus menegaskan urgensi penyusunan neraca pangan sebagai instrumen utama dalam pengambilan kebijakan.

“Neraca pangan sangat penting untuk mengetahui kondisi riil ketersediaan dan kebutuhan pangan, sehingga potensi surplus atau defisit dapat diantisipasi lebih dini,” ujarnya. (Rls)

Bagikan