Mateng, Suwarta. id – Dibulan ramadhan 1446 Hijriah antusias masyarakat Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meningkat untuk membeli baju koko dan peci.
Tentu ini berkah tersendiri bagi penjual peci dan baju Koko di Mateng yang bisa meraup cuan hingga jutaan setiap harinya
Hal itu disampaikan salah seorang pedagang peci dan baju koko, Muli saat ditemui awak mesia di lapaknya, Jalan Trans Sulawesi, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mateng beberapa waktu lalu, Kamis (13/3/2025).
” Di buulan-bulan biasa, permintaan masyarakat relatif stabil. Namun di bulan Ramadhan, permintaan masyarakat naik drastis, ” kata Muli.
Dikatakan juga jika dirinya mulai menjual disini sejak bulan Oktober 2024 lalu, namun lonjakan permintaan masyarakat tertinggi sejak memasuki bulan Ramadhan ini, tambahnya.
“Untuk pendapatan kalau dirata-ratakan sekitar 20 hingga 30 buah songkok terjual perhari,”cetusnya.
Selain itu, bulan ramadhan ini jug pilihan masyakat kebanyakan baju koko, sarung dan sajadah selanjutnya peci/songkok.
” Yang paling laris itu, songkok hitam polos kemudian disusul songkok anak-anak,” bebernya.
Muli juga membeberkan sejak memasuki bulan suci Ramadhan dirinya sudah meraih omzet sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta.
Ia juga merincikan, harga barangnya mulai peci hingga sajadah.
Harga peci/songkok dibanderol Rp15 ribu hingga Rp175 ribu perbuah.
Sementara Baju koko anak Rp60 ribu hingga Rp170 ribu, baju Koko dewasa mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.
Untuk sarung mulai harga Rp75 ribu hingga Rp150 ribu .Sajadah dan tas-tas kecil mulai Rp40 ribu hingga Rp90 ribu.
Arisman




