Mateng,Suwarta.id -Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bapperida menggelar Forum Tematik Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah, Jl. Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kamis (1/10/2026).
Forum tersebut dihadiri para Kepala Bappeda/Bapperida Kabupaten se-Sulbar, para Kepala Bidang lingkup Bapperida Provinsi Sulbar, dan Pejabat Fungsional Perencana.
Forum ini diselenggarakan untuk mendukung sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah antara Pemprov Sulbar dan pemerintah kabupaten se-Sulbar dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.
Forum diarahkan untuk memperkuat keterpaduan perencanaan dan penganggaran lintas sektor, penyelarasan sasaran dan lokasi intervensi, pemanfaatan data sosial ekonomi sebagai dasar penetapan sasaran, serta penyelarasan program, kegiatan, sub-kegiatan dan kebutuhan anggaran 2027.
Kepala Bapperida Kabupaten Mamuju Tengah, Dzulkifli, mengatakan kegiatan ini menindaklanjuti arahan Presiden melalui Kemendagri terkait laju pertumbuhan ekonomi dengan target nasional 8 persen hingga 2029.
Menurutnya, laju pertumbuhan ekonomi Mamuju Tengah berada dalam kategori baik dari tahun ke tahun. Dalam 7 tahun terakhir, ekonomi Mateng terus mengalami kenaikan, kecuali 2020 sempat menurun akibat pandemi Covid-19.
“Bahkan di kuartal pertama tahun 2026, laju pertumbuhan ekonomi Mamuju Tengah berada di angka 7,29 persen, tertinggi di Sulawesi Barat,” ujar Dzulkifli.
Ia berharap adanya sinkronisasi program pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi, seperti industri, infrastruktur, transportasi darat maupun kelautan, serta sinkronisasi RKPD Kabupaten dan RKPD Provinsi.
“Kita berharap pertumbuhan ekonomi Mamuju Tengah dan umumnya Sulawesi Barat mengalami peningkatan, bukan hanya sektor perkebunan kelapa sawit saja, tetapi juga pertanian, UMKM, dan ketahanan pangan,” harapnya.(**)




