Suwarta.id, Polman – Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang digelar pada tanggal 22 April 2025. Bupati Polewali Mandar H.Samsul Mahmud bersama Ibu Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami Masdar (ASSAMI) turun langsung memantau kegiatan Rekreasi Mandi Laut dan Membersihkan Pantai Bawah Laut.
Kegiatan tentunya kerjasama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dengan Ketua Komunitas Laut Biru Polman Putra Ardiansyah, Ketua Asosiasi Pariwisata Polman Yusri (Sahabat Penyu) dan komunitas lainnya bersama dengan masyarakat sekitar.
H. Samsul Mahmud Bupati Polewali Mandar sangat mengapresiasi kegiatan ini dimana Areal Pantai Bahari Polewali ini sangat baik untuk dikembangkan karena sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat untuk berwisata mandi bersama keluarga dan menikmati kuliner yang disajikan oleh masyarakat.
“Jika tempat ini dikelolah dengan baik akan menyerupai pantai Jimbaran Bali, Pantai Bahari ini dapat menyajikan kuliner seafood, sunset apalagi didukung lokasi yang sangat strategis di tengah Kota Polewali dan ada Taman Pantai Bahari yang cukup sejuk,” kata H Samsul.
Bupati Samsul Mahmud kemudian memerintahkan kepada Lurah Polewali supaya dapat fokus menjaga kebersihan area tersebut dengan berkolaborasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, DLHK, Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami Masdar di saat berbaur dengan para pengunjung pantai, supaya tetap menjaga kebersihan area pantai tersebut.
“Buangki sampahta di tempat sampah, mari kita jaga kebersihan karena tempat ini salah satu tujuan wisata di Polewali Mandar,” ucapnya.
Kadis: Kominfo SP Polewali Mandar yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan ” Bapak Bupati Bersama Ibu Wakil Bupati menyampaikan dan mengingatkan kepada kita semuanya pimpinan OPD supaya:
“Pertama berkolaborasi untuk mendukung kawasan pantai Bahari menjadi Ikon Wisata di Polewali Mandar bahkan di Sulawesi Barat. Kedua Menghidupkan UMKM di sekitar pantai untuk mendukung pertembuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kemudian, ketiga agar warga menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban serta kenyamanan para pengunjung pantai.
Turut hadir pada acara tersebut beberapa pimpinan OPD: Kadis DLHK, Muh Jumadil Tappawali, Kepala BPBD Faizal Katohidar, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Andi Radjab, Plt Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Andi Hizbullah, Kadis Sosial Azwar Jasin Sauru. Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Agusniah HS, Asisten Ekonomi Pembangunan Arifin Yambas, Lurah Polewali dan beberapa pejabat dan ASN lain dan tim Keberhasilan DLHK dan Tim BPBD, TIM Kominfo SP serta TIM Dinas Sosial dan teman-teman jurnalis.
Kemudian Ketua Asosiasi Pariwisata Polman Yusri (Sahabat Penyu), menyampaikan tiga hal:
Pertama Gerakan Kebersihan di Pantai Bahari harus sustainable atau berkelanjutan dan kolaboratif untuk mendukung Pantai Bahari Polewali sebagai salah satu Ikon Pariwisata yang berada di Jantung Kota Polewali.
“Pemerintah harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menerapkan Sapta Pesona Pariwisata. Dalam rangka memikat orang berkunjung ke pantai Bahari, perlu dibuatkan kegiatan, seperti event atau festival di tempat tersebut, yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya seperti tari-tarian dan panggung hiburan lainnya,”paparnya.
Kemudian Ketua Komunitas Laut Biru Polewali Mandar Putra Ardiansyah menyampaikan :
“Kegiatan aksi bersih pantai dan bawah laut adalah upaya kampanye dan aksi yang kita lakukan secara kolaboratif bersama masyarakat, komunitas dan pemerintah dalam mengurangi jumlah timbunan sampah yang menumpuk di bawah laut pantai bahari, juga bertepatan dengan peringatan hari bumi sedunia 22 April 2025.
Harapannya pemerintah lebih memperhatikan pelayanan pengangkutan sampah di pantai bahari, mengingat pantai bahari adalah salah satu icon kota Polewali yang tentu sekaligus menjadi arena rekreasi wisata keluarga yang sudah dikenal sejak dulu”.(jl/hh)




