Mateng, Suwarta.id – Di antara lantunan doa dan saf-saf jamaah yang menyatu dalam salat Jumat, ada silaturahmi yang terus dibangun. Bukan sekadar hadir untuk menunaikan ibadah, Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K. menjadikan Jumat Keliling sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus merawat kedekatan dengan masyarakat. Jumat (4/9/2026).
Kapolres kembali hadir dan membaur bersama jamaah dalam kegiatan Jumat Keliling. Tanpa sekat, ia duduk dan beribadah bersama masyarakat, lalu menyapa serta menyampaikan pesan-pesan keselamatan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Bagi Kapolres, keamanan tidak selalu dibangun dari balik meja ataupun melalui patroli di jalan. Terkadang, ia tumbuh dari sebuah pertemuan sederhana, dari percakapan selepas salat, dan dari pesan yang disampaikan dari hati ke hati.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ari Prayitno mengingatkan masyarakat terhadap dua ancaman yang tidak boleh dianggap sepele: kebakaran lahan dan bahaya buaya di sungai.
Kapolres mengajak masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dan kebun dengan cara membakar. Satu percikan api yang dianggap kecil, menurutnya, dapat berubah menjadi bencana ketika tidak lagi mampu dikendalikan.
“Jangan melakukan pembakaran lahan maupun kebun. Api yang awalnya kecil bisa meluas dan akhirnya membahayakan masyarakat serta merusak lingkungan kita sendiri,” pesannya.
Tak hanya ancaman api, keselamatan warga yang beraktivitas di sungai juga menjadi perhatian serius.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika mandi, mencari ikan maupun melakukan aktivitas lainnya di sungai, terutama pada lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya.
Orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka beraktivitas sendirian di sekitar sungai.
“Jangan lengah. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi yang utama. Jika mengetahui adanya kemunculan buaya, segera menjauh dan sampaikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan langkah antisipasi,” imbaunya.
Melalui Jumat Keliling, Polres Mamuju Tengah ingin menghadirkan kepolisian lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Masjid menjadi ruang untuk menguatkan hubungan dengan Sang Pencipta, sekaligus tempat merawat silaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan yang dapat menjaga sesama.
Sebab menjaga Mamuju Tengah bukan hanya tentang menjaga keamanan.
Tetapi juga menjaga alamnya, menjaga keluarganya, dan memastikan setiap warga dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Humas Polres Mamuju Tengah




