Suwarta.id, Semarang – Memasuki hari kelima pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), cabang lomba Tartil Anak-Anak digelar di Studio Kreasi Kemnaker Semarang, Kamis, 17 September 2026. Dua peserta asal Provinsi Sulawesi Barat tampil pada cabang ini, yakni Salsabilah pada Tartil Anak-Anak Putri dengan nomor urut 57, dan Nur Ghaisan Abqari pada Tartil Anak-Anak Putra dengan nomor urut 58, Kamis 17 September 2026.
Salsabilah tampil pada pukul 08.00. Penampilannya didampingi oleh Rahimin selaku pendamping kafilah, Ust. Syukri Mondang selaku pelatih, serta kehadiran orang tua peserta yang turut memberikan dukungan moril. Sementara itu, Nur Ghaisan Abqari tampil berikutnya dan menjadi bagian dari rangkaian lomba cabang tartil anak-anak putra pada hari yang sama.
Cabang Tartil Anak-Anak ini menjadi salah satu kategori yang diperlombakan dalam rangkaian MTQ, dengan penekanan pada kualitas bacaan yang tartil, fasih, dan sesuai kaidah tajwid. Para peserta dinilai oleh dewan hakim yang kompeten di bidangnya.
Pelaksanaan lomba di Studio Kreasi Kemnaker Semarang berlangsung tertib dan khidmat. Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sembari menjaga kenyamanan peserta, pendamping, pelatih, dan keluarga yang hadir.
Diharapkan penampilan Salsabilah, Nur Ghaisan Abqari, dan seluruh peserta lainnya dapat menjadi yang terbaik, sekaligus mengharumkan nama daerah masing-masing di ajang MTQ tingkat nasional
Secara terpisah, Murdanil Se. MAP selaku Penanggung Jawab Kafilah Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap penampilan para peserta, baik Salsabilah maupun Nur Ghaisan Abqari. Menurutnya, para peserta telah dipersiapkan dengan matang melalui pembinaan yang intensif, baik dari segi bacaan, tajwid, maupun kesiapan mental.
“Alhamdulillah, Salsabilah dan Nur Ghaisan Abqari dapat tampil dengan baik dan percaya diri. Ini merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih, pendamping, serta dukungan orang tua. Kami berharap penampilan ini memberikan hasil terbaik dan membanggakan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendampingan terhadap seluruh peserta kafilah Sulawesi Barat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan sebelum keberangkatan hingga pendampingan selama perlombaan berlangsung.
“Kami terus memastikan seluruh peserta mendapatkan dukungan penuh, baik secara teknis maupun moril, agar dapat tampil maksimal di setiap cabang yang dilombakan,” tambahnya.(hh)




