Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Guru Ponpes Hasan Yamani Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi Umkm Berbasis Syari’ah

Guru Ponpes Hasan Yamani Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi Umkm Berbasis Syari’ah

Suwarta.id, POLEWALI MANDAR — Sejumlah guru pondok pesantren s hasan yamani parappe Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, mengikuti pelatihan digitalisasi umkm dan pemasaran berbasis syari’ah, Kamis (11/September/2025).

Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara bpsdm komdigi makassar, dan dinas koperasi dan ukm perindustrian dan perdagangan provinsi sulawesi barat. Pelatihan ini bertujuan membekali para guru dengan keterampilan mengelola Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara modern namun tetap sesuai prinsip syari’ah.

Selain itu, untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi pesantren, hingga dapat mengurangi ketergantungan pada donasi dari luar dan dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan.

Dalam pelatihan ini, para peserta juga mendapatkan materi lengkap mencangkup strategi pemasaran digital, branding produk halal, teknik fotografi produk untuk media sosial, penulisan copywriting syari’ah yang menarik, hingga manajemen keuangan berbasis syari’ah.

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Direktur hikmah surabaya arang (HSA) Sudirman abu ikut mendorong kegiatan ini guna mampu mengembangkan ekonomi lokal dengan sumber daya dan potensi yang ada di sekitar pesantren.

“Pondok pesantren memiliki potensi dengan sumber daya manusia yang dimilikinya, sehingga kita mendorongnya agar lebih maju lagi” Ucap Sudirman Abu.

Sementara itu, Koordinator pengembangan sdm makassar djunaidy aspan mengatakan, pelatihan yang diberikan guna mereka dapat menjadi kopentitip dan siap bersaing di pasar kerja, serta dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada santri dan masyarakat sekitar.

“Dengan memiliki ekonomi mandiri, pesantren dapat lebih stabil dan berkelanjutan dalam menjalankan aktivitasnya,” ungkapnya

Peserta mengaku antusias karena materi pemasaran yang diberikan mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan. Mereka berharap pelatihan semacam ini rutin dilakukan agar dapat mengembangkan ekonomi pesantren dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.(jl/hh)

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Bagikan