Suwarta.id, Polewali – Kekecewaan mendalam disampaikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) setelah Pejabat (Pj) Bupati dan sejumlah aparatur daerah tidak masuk kantor dan menemui aksi massa yang menggelar unjuk rasa di depan kantor pemerintahan daerah. Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai permasalahan, termasuk pelayanan publik yang dinilai memburuk akhir-akhir ini, Jumat 13 Desember 2024.
Jendral Lapangan HMI Cabang Polman, Yusril, mengecam ketidakhadiran Pj Bupati dalam menerima aspirasi masyarakat yang datang langsung ke kantor pemerintah. “Ini adalah bentuk penghinaan terhadap rakyat. Kami datang dengan damai, membawa aspirasi yang jelas, tetapi seluruh pejabat daerah justru tidak masuk kantor dan mengabaikan kami.
Aksi Demonstrasi yang kami lakukan, dengan harapan Pj Bupati atau perwakilan pemerintah daerah mau berdialog. Namun, hingga siang hari, tidak ada satu pun pejabat yang masuk kantor dan menemui massa aksi. Kondisi ini memicu kekecewaan bagi kami, dan PJ Bupati harus tahu, bahwa masalah ini akan terus kami kawal sampai kami bisa berdialog dan mendengar langsung keterangan dari PJ Bupati atas isu masalah yang tengah terjadi.
Adapun yang menemui kami hanya kasat Pol-PP dan memberikan pernyataan, bahwasanya PJ Bupati Serta PJ Sekda ada kegiatan diluar dan tanpa alasan mengapa semua aparatur pemerintah daerah tidak masuk kantor. Beliau meminta mengawal terus isu yang kami bawa serta mengakui bahwasanya banyak masalah dalam pemerintahan saat ini. Tegasnya
Namun, alasan ini tidak kami terima, Kalau benar ada agenda lain, kenapa tidak ada pejabat lain yang didelegasikan untuk menemui kami? Ini jelas-jelas mengabaikan tuntutan rakyat.
Adapun beberap tuntutan yang kami bawa, Yakni
1. Copot dan Adili PJ bupati Polman
2. Bayarkan Gaji P3K
3. Periksa Mantan Kabag Umum Pemda Polman
4. Evaluasi Seluruh OPD di Lingkup Pemda Polman
5. juga meminta Pemerintah Provinsi untuk mengevaluasi kinerja Pj Bupati dan para konco-konconya dalam pemerintahan polman.
Jika semua isi tuntutan ini diabaikan dan tidak direspon, maka HMI akan menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar, kami juga akan menyerukan solidaritas dan membangun konsolidasi kepada elemen masyarakat lain untuk bersama-sama menuntut kasus-kasus dalam pemerintahan polman.(hh)




