Polewali Mandar
Beranda / Dearah / Polewali Mandar / Pemkab Polman Gelar Orientasi RKPD Libatkan Tim Singkronisi ASSAMI

Pemkab Polman Gelar Orientasi RKPD Libatkan Tim Singkronisi ASSAMI

Suwarta.id, POLEWALI MANDAR-Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) Kabupaten Polewali Mandar Menggelar orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) melibatkan tim singkronisasi pasangan Bupati Terpilih H. Samsul Mahmud dan Nursami.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pola Kantor Bupati Polman dihadiri puluhan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis, (16/1/2025).

Pelibatan tim ASSAMI ini dilakukan dalam upaya mengsingkronisasi rencana kerja organisasi perangkat daerah dengan visi dan misi bupati terpilih.

Tim singkronisasi pasangan ASSAMI yang hadir yakni Zakir Akbar, Usman Suhuria dan Fariruddin.

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

Ketua tim singkronisasi ASSAMI, Zakir Akbar menyampaikan sejumlah visi dan misi, program kerja dan janji kampanye dari pasangan ASSAMI.

Dirinya mengatakan agenda 100 hari pemerintahan ASSAMI akan berfokus pada penanganan sampah, penanggulanan banjir dan akses air bersih.

Selain itu, penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan produksi kakao serta peningkatan keterampilan pelaku UMKM juga menjadi program pemerintahan ASSAMI.

“Problem sampah dan penanganan banjir akan menjadi fokus pemerintah dalam 100 hari kerja pemerintahan ASSAMI” ucap Zakir.

Selain melibatkan tim singkronisasi, Balitbangren juga menghadirkan dua narasumber lain berasal dari akademisi Unhas, Dr. Agus Salim dan Wisnu dari direktorat jenderal bina pembangunan daerah Kementerian Dalam Negeri melalui daring.

Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027

Agus Salim menyampaikan, dalam 7 misi pasangan ASSAMI tidak terdapat nuansa budaya dan agama.

Selain itu, kata dia, dalam penyusunan regulasi nomenklatur RPJMD penjelasan visi dan misi harus disertakan.

“Dalam nomenklatur RPJMD menurut peraturan menteri dalam negeri penjelasan terkait Misi dari bupati dan wakil bupati harus disertakan. Sementara yang saya lihat dari dokumen pasangan ASSAMI belum ada penjelasan terkait misi. Mesti ada penyelesaian nomenklatur dalam penyusunan RPJMD” jelasnya.

Sementara itu, PJ Sekda Polman, Hamdani Hamdi mengatakan APBD harus didesain mendapat untuk mendapat manfaat.

“Kita harus berpikir pro aktif bukan reaktif, APBD kita harus didesain untuk mendapatkan manfaat” ungkapnya.(jl/hh)

DKPPKB Sulbar Perkuat Implementasi Sulbar Sehat di Puskesmas Campalagian, Fokus Tingkatkan Penemuan Kasus TBC

Bagikan