Suwarta.id, Polewali Mandar –Sejumlah pemuda di kecamatan Campalagian,Polewali Mandar
mempertanyakan status penggunaan perumahan yang berada di bawah kepemilikan kantor kecamatan.
Mereka menyoroti dugaan bahwa aset milik pemerintah tersebut disewakan kepada pihak tertentu tanpa kejelasan prosedur dan dasar hukum yang transparan.
Menurut salah seorang pemuda enggan disebut namanya,perumahan yang dibangun menggunakan anggaran negara semestinya diperuntukkan bagi kepentingan pegawai atau kepentingan layanan publik, bukan untuk disewakan secara komersial.
“Kami ingin tahu, apakah penyewaan ini sudah sesuai prosedur? Siapa yang menyewakan, dan ke mana larinya dana sewa tersebut?” ujar Pemuda Campalagian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kecamatan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut.
Sementara itu, warga mendesak adanya transparansi dan audit terhadap aset-aset milik pemerintah daerah.
Masalah ini dinilai penting karena menyangkut tata kelola aset negara dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan di tingkat lokal.(jl/hh)




