Suwarta.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi membuka Lomba Perahu Sandeq Silumba 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Event bahari kebanggaan masyarakat Mandar ini berlangsung mulai 21 hingga 26 Agustus 2025 di sejumlah pantai di Sulawesi Barat, 21 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menegaskan bahwa Lomba Perahu Sandeq bukan sekadar ajang olahraga bahari, melainkan juga simbol identitas, budaya, dan persatuan masyarakat pesisir Mandar.
“Sandeq adalah warisan maritim kita yang harus terus dijaga dan dipromosikan ke tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Suhardi Duka.
Adapun rute pelayaran Sandeq Silumba 2025 meliputi:
1. 21 Agustus: Start di Pantai Bahari
2. 23 Agustus: Pantai Pamboang
3. 24 Agustus: Pantai Banua Baru
4. 25 Agustus: Pantai Deking
5. 26 Agustus: Finish dengan rute mengelilingi Pulau Karampuang
Kegiatan ini diharapkan menjadi magnet pariwisata bahari sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Sulawesi Barat dengan slogan “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, turut menyampaikan pernyataannya.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra mendukung penuh pelaksanaan Lomba Perahu Sandeq Silumba 2025. Tradisi Sandeq adalah identitas masyarakat Mandar yang harus terus kita lestarikan, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan. Kami berharap melalui event ini, Sulbar semakin dikenal sebagai daerah bahari yang berdaya saing dan menjadi destinasi pariwisata unggulan,” ujar Murdanil.
Ia juga menambahkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan warisan budaya maritim tersebut.
“Semangat Sandeq adalah semangat perjuangan dan persatuan. Mari kita wariskan nilai-nilai luhur ini kepada anak cucu kita, agar Sandeq tetap berlayar dari Sulbar menuju Indonesia dan dunia,” pungkasnya.(hh)




