Mamuju Tengah Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Polri bergerak cepat, bocah 10 tahun diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, pencarian diperkuat

Polri bergerak cepat, bocah 10 tahun diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, pencarian diperkuat

Mateng,Suwarta.id — Polres Mamuju Tengah melalui Polsek Topoyo bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya seorang anak berusia 10 tahun yang diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Korban diketahui bernama Mohammad Rifki, 10 tahun, seorang pelajar yang berdomisili di Desa Tabolang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA saat korban bersama neneknya, Arbiah (60), pergi ke Sungai Budong-Budong untuk mandi.

Setibanya di lokasi, korban mandi di pinggir sungai sementara neneknya berada tidak jauh dari lokasi. Setelah kurang lebih 10 menit, seekor buaya tiba-tiba muncul dari arah sungai dan menerkam korban, kemudian menyeretnya menuju bagian tengah sungai hingga korban tidak dapat menyelamatkan diri.

Melihat kejadian tersebut, Dirham (36), warga yang berada di sekitar lokasi, segera meminta bantuan kepada masyarakat. Warga kemudian berdatangan dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian serta menyisir sepanjang aliran Sungai Budong-Budong.

Personel piket fungsi Polres Mamuju Tengah yang dipimpin Ipda Irwan Ardiansyah tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 16.45 WITA untuk melakukan penanganan awal, pemantauan situasi serta berkoordinasi dengan masyarakat dalam proses pencarian korban.

Polri nyalakan lampu biru, Satlantas Mamuju Tengah patroli malam pastikan jalan dan kamtibmas tetap aman

Bhabinkamtibmas Desa Tabolang Briptu Farhan Jumadil turut melakukan koordinasi dengan warga dan pihak terkait guna memastikan upaya pencarian dapat berjalan secara terarah dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh pihak.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui kepala satuan fungsi kepolisian terkait, menyampaikan apresiasi kepada personel Polri dan masyarakat yang bergerak cepat setelah menerima informasi kejadian tersebut.

“Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan respons dan kerja sama seluruh pihak sangat penting. Kami mengapresiasi personel dan masyarakat yang telah bergerak melakukan pencarian serta berkoordinasi dengan unsur terkait. Keselamatan petugas dan warga tetap menjadi perhatian utama,” ujar kepala satuan fungsi kepolisian terkait mewakili Kapolres Mamuju Tengah.

Proses pencarian selanjutnya akan dikoordinasikan bersama Basarnas Mamuju pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 06.00 WITA. Sementara pada malam hari, masyarakat Desa Tabolang turut melakukan pencarian dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di sekitar sungai.

Polres Mamuju Tengah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang berpotensi menjadi habitat satwa liar. Masyarakat juga diminta tidak mengambil risiko dengan mendekati lokasi yang berbahaya dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun tim penyelamat apabila membutuhkan bantuan.

Bhabinkamtibmas turun langsung ke warga, Tasokko cegah karhutla dan redam hoaks

Polri bersama unsur terkait akan terus mendukung proses pencarian dan memastikan koordinasi penanganan kejadian berjalan secara maksimal.

Humas Polres Mateng

Bagikan