Mamuju,Suwarta.id — Ratusan umat Hindu di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melaksanakan upacara Ngaben Massal sebagai bagian dari rangkaian ritual keagamaan Hindu sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Pelaksanaan Ngaben Massal tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh umat Hindu dari berbagai wilayah. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 63 sawo yang mengikuti prosesi, terdiri dari 58 sawo besar dan 17 sawo kecil, serta terdapat 5 peserta khusus Nyekah.
Ketua Panitia Ngaben Massal, Wayan, mengatakan pelaksanaan upacara tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan gotong royong antarumat Hindu.
Menurutnya, pelaksanaan Ngaben secara massal juga dapat membantu masyarakat dalam menjalankan rangkaian upacara keagamaan dengan penuh kebersamaan, sekaligus menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya Hindu agar tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
Wayan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan oleh umat Hindu di berbagai daerah, khususnya di wilayah Sulawesi Barat.
“Kami berharap seluruh umat Hindu di manapun berada, khususnya di Sulawesi Barat, agar terus melaksanakan upacara Ngaben. Ini merupakan bagian dari tradisi dan kewajiban keagamaan yang perlu kita jaga dan lestarikan bersama,” ungkap Wayan.
Pelaksanaan Ngaben Massal ini juga menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan umat Hindu di Kecamatan Tommo. Masyarakat saling membantu dalam setiap tahapan prosesi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan upacara.
Selain memiliki makna spiritual bagi umat Hindu, kegiatan tersebut turut memperlihatkan bagaimana tradisi keagamaan tetap hidup dan dijaga di tengah masyarakat Sulawesi Barat yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya.
Melalui pelaksanaan Ngaben Massal, umat Hindu di Tommo berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta pelestarian budaya dan tradisi keagamaan dapat terus diwariskan kepada generasi muda. (**)




