Suwarta.id, POLEWALI MANDAR -Setelah melalui drama yang cukup panjang, akhirnya SMAS PPM Al-Ikhlash berhasil melakukan Finalisasi pengisian Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) pada Jumat (7/2/2025).
Kepala Sekolah SMAS PPM Al Ikhlas Nilam Cahya mengatakan,
Pengisian data PDSS merupakan prasyarat awal yang harus diselesaikan oleh pihak Sekolah agar siswa kelas 12 dapat melakukan pendaftaran untuk masuk perguruan tinggi negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (KEMDIKTISAINTEK) Republik Indonesia.
Dengan selesainya pengisian PDSS, maka santri kelas 12 SMAS PPM Al-Ikhlash yang masuk kategori eligible, dapat melakukan pendaftaran secara online ke Perguruan Tinggi Negeri lewat Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
SNBP merupakan salah satu jalur pendaftaran yang disiapkan oleh Kemdiktisaintek, dimana siswa dapat masuk perguruan tinggi tanpa melalui tes.
Seleksi didasarkan pada riwayat prestasi siswa selama menjalani pendidikan di tingkat SMA, khususnya prestasi akademik yang dibuktikan dengan daftar nilai rapor semester satu sampai semester lima.
Persiapan pengisian PDSS telah dimulai sejak awal bulan Januari 2025. Diawali dengan pengumpulan rapor siswa kelas 12 oleh tim kecil yang dibentuk oleh kepala sekolah di bawah koordinasi wakil kepala sekolah. Nilai yang tercantum di rapor, kemudian dibuatkan tabel rekapitulasi untuk memudahkan pengiriman nilai.
Di waktu yang bersamaan, tim juga sudah melakukan registrasi akun PDSS sekolah yang telah dibuka sejak tanggal 6 januari 2025 dan akan berakhir tanggal 31 Januari 2025.
Dalam prosesnya ternyata banyak kendala yang harus diselesaikan, seperti susahnya mengumpulkan nilai beberapa siswa pindahan, jaringan internet yang kurang stabil, serta beberapa kendala internal.
Pengumpulan nilai kolektif siswa akhirnya bisa dirampungkan pada akhir Januari dan langsung dilakukan penginputan tanggal 30-31 Januari 2025. Masalah kemudian muncul karena sulitnya akses jaringan di detik-terakhir perampungan nilai yang menyebabkan tidak selesainya proses pengisian nilai siswa di PDSS dan gagal melakukan finalisasi.
Tim kemudian bergerak cepat mengirimkan email ke helpdesk panitia SNPMB agar diberi perpanjangan waktu untuk melakukan finalisasi pengisian PDSS.
Setelah beberapa hari, panitia SNPMB pusat kemudian memberi kesempatan kepada sekolah-sekolah yang belum finalisasi untuk mengakses server pengisian PDSS .
Meski aksesnya hanya dibuka selama 9 jam, tim akhirnya berhasil menyelesaikan pengisian nilai dan melakukan finalisasi.tutup Nilam Cahya.(jl/hh)




