Mateng,Suwarta.id – Terkait permasalahan penonaktifan BPJS Kesehatan, khususnya kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak dan dinilai lamban dalam penanganannya.
Menanggapi itu, Wakil bupati (Wabup) Mamuju Tengah (Mateng ) Askary Anwar mengatakan hal ini dikarenakan intergensi untuk PBI dari Provinsi kurang begitupun juga dengan kita karena piskal finansial daerah namun kita, sudah buatkan cadangan. ujarnya.
” Pemda Suda membuat cadangan, jika memang ada yang betul -berul layak untuk diberikan intervensi maka kita akan berikan,” sebut Askary, usai membuka Musrembang kecamatan Topoyo pagi tadi. Senin,(9/2/2026).
Ia juga menuturkan jika saat ini pihaknya sementara memperbaiki data, karena memang masih banyak peserta BPJS PBI yang dari desil 1-5 itu tidak layak untuk meneriman.
” Itulah yang akan kita perbaiki untuk diberikan kepada penerima yang layak,” jelas Askary.
Masih Askary setelah itu kita akan buatkan program-program penanganan untuk mengantisipasi ketidak aktifkan itu, tutupnya. (***)




