Makasar,Suwarta.id – Rombongan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Barat akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (12/9/2026). Kedatangan rombongan disambut hangat oleh panitia penyambutan dan sejumlah pendamping resmi dari pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan tiba menggunakan penerbangan dari Mamuju dan langsung disambut di area kedatangan bandara. Para peserta dan pendamping tampak bersemangat meski baru saja menempuh perjalanan udara. Kehadiran mereka di Makassar menjadi titik transit sekaligus persiapan akhir sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Semarang, Jawa Tengah, lokasi pelaksanaan MTQ tingkat Nasional.
Usai tiba di bandara, rombongan langsung diarahkan menuju tempat peristirahatan sementara untuk menikmati sarapan pagi bersama. Momen ini dimanfaatkan peserta untuk mengisi kembali energi setelah perjalanan, sekaligus mempererat kebersamaan. Menu sarapan yang disajikan dipastikan bergizi dan halal, sesuai kebutuhan peserta yang akan berlaga di ajang nasional.
Salah satu pendamping rombongan menyampaikan bahwa seluruh peserta dalam kondisi sehat dan siap mengikuti rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh kafilah tiba dengan selamat. Setelah sarapan pagi, kami akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk istirahat dan persiapan teknis sebelum bertolak ke Semarang,” ujarnya saat ditemui di Bandara Sultan Hasanuddin.
Tahapan Penting Menuju Panggung Nasional
Di tempat terpisah, tokoh masyarakat sekaligus pembina kafilah, *Murdanil, S.E., http://M.AP*, memberikan tanggapannya. Menurutnya, tibanya rombongan di Bandara Sultan Hasanuddin merupakan tahapan penting dalam perjalanan menuju panggung nasional.
“Kedatangan kafilah di Bandara Sultan Hasanuddin hari ini adalah bukti keseriusan kita dalam mengikuti MTQ Nasional. Ini bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi bagian dari ikhtiar membawa nama baik Sulawesi Barat ke tingkat yang lebih tinggi. Saya berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, menjaga nama baik daerah, dan terus memperkuat doa serta persiapan mental,” ujar Murdanil saat dihubungi, Sabtu (12/9/2026).
Ia juga menekankan pentingnya hal-hal sederhana seperti sarapan bersama.
“Jangan remehkan sarapan pagi bersama. Itu bukan hanya soal mengisi perut, tetapi juga menjaga kekompakan dan semangat juang seluruh kafilah. Dengan tubuh yang sehat dan hati yang bersatu, insya Allah perjalanan menuju Semarang akan lancar,” tambahnya.
Bandara Sultan Hasanuddin yang merupakan salah satu pintu gerbang utama Indonesia Timur menjadi saksi perjalanan para kafilah dari berbagai daerah. Meski suasana bandara ramai, semangat para peserta untuk fokus menghadapi kompetisi tingkat nasional tetap terjaga.
Persiapan Menuju Semarang
Setelah tiba di Makassar dan menikmati sarapan pagi, rombongan kafilah dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Semarang. Seluruh rangkaian perjalanan ini menjadi bagian dari persiapan menuju ajang MTQ tingkat Nasional yang akan segera digelar.
Selamat datang di Makassar, Kafilah MTQ Sulawesi Barat! Semoga perjalanan selanjutnya lancar dan mampu menorehkan prestasi gemilang di Kota Semarang. (**)




