Mamuju Tengah Pemerintahan Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Tiga Desa di Mamuju Tengah Dapat Bantuan Program DAK Sanitasi 2026, Dengan Jumlah 151 Penerima 

Tiga Desa di Mamuju Tengah Dapat Bantuan Program DAK Sanitasi 2026, Dengan Jumlah 151 Penerima 

Mateng,Suwarta.id – Pemerintah Kaupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi  Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Sosialisasi bantuan Program DAK Sanitasi tahun anggaran 2026.

kegiatan sosialisasi  yang dilaksanakan di Aula A Kantor Bupati Mateng tersebut, di hadiri langsung Buapti Mamuju  Arsal Aras, didamping Wabup Mateng Askary.

selain itu hadir juga  Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, Sekda Mateng Litha Febriani, Ketua DPRD Mateng Nirmalasari Aras, Kadis PUPR Mateng Usman dan para tamu undangan lainnya. Selasa (2/6/2026)

Selaku ketua panitia kegiatan Kadis PUPR Mamuju Tengah Usman menyebutkan jika sebanyak 151 orang penerima manfaat DAK sanitasi tahun 2026 yang terbagi di tiga Desa  yang ada di Kecamatan Topoyo.

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

 “151 Penerimaan DAK Sanitasi 2026, yang tersebar di tiga desa yaitu Tapilina, Tumbu dan Pangaloang,” Kata Usman

Usman  memaparkan untuk jumlah penerima manfaat setiap desa  yang menerima bantuan DAK Sanitasi 2026, untuk desa Tumbu sebanyak 50 penerima, Desa Pangaloang 50 penerima dan Desa Tapilina 51 penerima.

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Mateng Arsal Aras  juga membeberkan jika di tahun 2026, penerima program sanitasi ada di tiga titik yakni Desa Tumbu, Desa Tapilina dan Desa Pangaloang dengan jumlah penerima 151 orang.

“Memang kita prioritaskan bagi daerah daerah atau desa desa yang masyarakatnya yang belum mempunyai Sanitasi, jadi memang setiap tahunya pemerintah daerah mendapatkan program sanitasi,” ucap Arsal

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Arsal menjelaskan di tahun 2026 program sanitasi yang masuk di Kabuayen Mamuju Tengah berkurang, karena di tahun 2025 mendapatkan tujuh desa sementara di tahun 2026 hanya tiga Desa.

“Walaupun tahun ini berkurang, tetapi kita ingin program sanitasi ini betul betul dirasakan oleh masyarakat yang belum mempunyai Sanitasi,” cetusnya.

olehnya itu ia berharap, program sanitasi ini berjalan sukses sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Adv)

Bagikan