Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

Suwarta.id, Mamuju, — Rapat lintas organisasi profesi kesehatan di Sulawesi Barat menetapkan Nugroho Hamid, SKM., M.Kes., sebagai Koordinator Presidium pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulawesi Barat (KOPKES Sulbar), Jumat 5 Desember 2025.

Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah kolaborasi dan sinergi profesi kesehatan di provinsi Sulawesi Barat.

Dalam rapat pembentukan yang digelar di Mamuju, perwakilan dari 11 organisasi profesi kesehatan menyepakati pembentukan KOPKES Sulbar sebagai wadah koordinasi, advokasi, dan kolaborasi lintas profesi.

Nugroho Hamid, yang berasal dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dipercaya memimpin presidium dengan masa mandat 2026–2027.

Pemimpin Awal Koalisi untuk menggerakkan sinergi profesi terpilihnya Nugroho Hamid menjadi simbol kepercayaan organisasi profesi terhadap kapabilitas, rekam jejak, dan perannya yang aktif dalam isu-isu strategis kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat.

Asisten I Setda Sulbar Sidak Kesbangpol, Disiplin ASN dan PPPK Jadi Perhatian

Sebagai Koordinator Presidium, ia memegang mandat untuk:

• Menyusun platform dasar dan arah kebijakan koalisi,

• Mengharmonisasikan rancangan SK Koalisi bersama presidium pendiri lainnya,

• Menjadi juru bicara resmi Koalisi,

• Menggerakkan rapat-rapat lanjutan dalam membangun kolaborasi lintas profesi.

Optimalkan Presensi Digital Berbasis Kinerja, KominfoSS Sulbar Kawal Fleksi di RSUD

Keberadaannya di posisi strategis ini diharapkan mampu mendorong konsolidasi lebih kuat antara organisasi profesi dalam menghadapi isu stunting, gizi ibu hamil, MBG, layanan primer, penanggulangan bencana kesehatan, serta peningkatan mutu SDM kesehatan.

Dibangun oleh 11 Organisasi Profesi Kesehatan KOPKES Sulbar didirikan oleh 11 organisasi profesi kesehatan, yaitu:

IDI, IBI, PPNI, PDUI, PERSAGI, IAKMI, PAFI, HAKLI, PATELKI, PERSAKMI, dan PPPKMI. Semua organisasi ini kini berada dalam satu forum presidium kolektif-kolegial yang memiliki prinsip kesetaraan profesi.

Model kepemimpinan presidium dipilih sebagai simbol komitmen bersama untuk mendorong kolaborasi lebih inklusif dan bebas dari dominasi satu profesi tertentu.

Komitmen Bersama Menuju Transformasi Kesehatan Sulbar Melalui penandatanganan Berita Acara pembentukan, maka Kode Etik dan Komitmen Kolaborasi KOPKES Sulbar menegaskan bahwa:

Belum Sampai 2 Tahun Diresmikan, Gedung Puskesmas Salupangkang Sudah Retak Pasien Dipindah

• Koalisi bersifat non-partisan dan fokus pada kepentingan publik,

• Setiap organisasi tetap menjaga otonomi internal,

• Koalisi menjadi ruang harmonisasi kebijakan dan advokasi kesehatan daerah,

• Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam setiap agenda koalisi.

Babak Baru Solidaritas Profesi Kesehatan Dengan resmi terpilihnya Nugroho Hamid sebagai Koordinator Presidium pertama, pembentukan KOPKES Sulawesi Barat menandai dimulainya babak baru kolaborasi profesi kesehatan di daerah. Koalisi ini diharapkan menjadi kekuatan kolektif dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan dan penguatan kebijakan berbasis profesi menuju Sulawesi Barat yang sehat, maju dan sejahtera.(hh)

 

 

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bagikan