Ekonomi Kesehatan Mamuju Tengah Sulawesi Barat
Beranda / Dearah / Sulawesi Barat / Pemeriksaan BPOM, Takjil di Pasar Ramadhan Topoyo Bebas Bahan Berbahaya

Pemeriksaan BPOM, Takjil di Pasar Ramadhan Topoyo Bebas Bahan Berbahaya

Mateng, Suwarta.id – Balai Pengaw Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju didampingi Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulaweai Barat (Sulbar) melakukan periksa takjil yang ada di pasar Ramadahan desa Topoyo. Kamis, (26/2/2026).

Dari 18 sampel takjil yang di uji secara cepat, pihak BPOM Mamuju tidak menemukan takjil yang mengandung bahan berbahaya atau hasil pemeriksaan terhadap makanan atau takjil hasilnya negatif.

Kepada awak media Perwakilan BPOM Mamuju Adrianto Agus mengatakan jika pemeriksaan ini dalam rangka mengidentifikasi pangan di bulan suci ramadahan dimana kami bersama stek holder atau pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) dan dinas Perdagangan Mateng.

“Untuk hari ini kami melakukan pemeriksaan takjil yang ada di pasar ramadahan desa Topoyo, sebanyak 18 smapel tekjil yang kami ambil untuk kami uji dan hasilnya negatif, ” Kata Agus sapaan akrapnya.

Dengan hasil uji cepat ini, ia memastikan takjil yang ada di pasar ramadahan Topoyo layak untuk di konsumen masyarakat.

Hangat Penuh Kebersamaan, Polres Mamuju Tengah Rayakan HUT Polwan ke-78

“Sejauh ini berdasarkan hasil uji cepat takjil yang ada di Topoyo aman untuk di konsumsi,” terangnya.

Senada dangan pihak Dinkes Mateng melalui Kabid Pelayanan kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan very Firmansyah mengatakan Jika hari ini bersama BPOM memuju mereka mengunjungi pasar ramadhan yang ada di desa topoyo, dimana sejumlah takjil yang ada tadi diambil kemudian dijadikan sampek untuk diperiksa bahan kandungannya

” Sekitar 18 jenis makanan atau takjil diambil untuk di jadikan sampel untuk diperiksa dan Alhamdulillah hasil pemeriksaan cepat semua negatif, ” ujar Very.

Very menegaskan pihak dari dinas kesehatan akan terus berupaya untuk tetap menjaga makanan yang beredar, kemudian makanan – makanan yang dikomsuamsi masyarakat di sekitar kita agar tetap aman apa lagi di bulan suci ramadhan ini.

“Jadi tujuan utamanya adalah kita ingin memastikan semua makanan – makanan atau takjil yang di jual para pedagang itu tetap aman dikonsumsi,” tutupnya.

Biro Organisasi Setda Sulbar Mulai Verval Rencana Aksi RB 2026

Untuk informasi tambahan makanan atau takjil yang di jadikan sampel diambil untuk pengujian apakah mengandung seperti Rhodanin B, Methanyl yellow, Boraks dan Formalin. (***)

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bagikan