Majene
Beranda / Dearah / Majene / Festival Sandeq Teluk Mandar Resmi Dibuka, Wagub Sulbar Ajak Lestarikan Budaya Bahari

Festival Sandeq Teluk Mandar Resmi Dibuka, Wagub Sulbar Ajak Lestarikan Budaya Bahari

Suwarta.id, MAJENE – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga secara resmi membuka Festival Sandeq Teluk Mandar yang digelar di anjungan pantai Labuang, Kabupaten Majene, Jumat (12/9/2025).

Acara ini menjadi magnet bagi ratusan warga dan wisatawan yang antusias menyaksikan rangkaian lomba segitiga perahu sandeq.

Dalam sambutannya, Wakil gubernur menyampaikan bahwa festival Sandeq Teluk Mandar ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga upaya melestarikan budaya bahari yang menjadi identitas masyarakat pesisir.

“Festival ini diharapkan menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” ujar gubernur.

Dalam kesempatan ini, Wagub menyebut, bahwa perahu Sandeq bukan sekedar perahu, tetapi kebanggaan kita semua. Sarana angkut tradisional yang pernah mengarungi lautan hingga ke Malaysia.

Hari Jadi Majene ke-481, DPRD Sulbar Tekankan Semangat Kebenaran dan Kolaborasi Pembangunan

Selain Sande, dulu juga ada perahu tradisional lain yang disebut Ba’go, dengan kapasitas muatan hingga 250 ton, dan membawa kopra ke Jawa, dan kembali membawa berbagai kebutuhan pokok ke Mandar.

Dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Sulbar, mengajak untuk tetap melestarikan budaya perahu sandeq agar tidak punah atau tergeser oleh pengaruh zaman.

“Mari kita jaga dan lestarikan Sandeq sebagai warisan budaya yang berharga”, ungkapnya.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene, yang telah menggalakkan tradisi berlayar menggunakan perahu-perahu tradisional.

“Semoga semangat ini menjiwai kita semua untuk bersama-sama melestarikan budaya dan tradisi hidup di lautan” Tegasnya.

Diskominfo Sulbar Apresiasi Langkah SMAN 3 Majene dan SMK 2 Majene Batasi Penggunaan HP di Sekolah

Dalam kesempatan ini, Kepala dinas Kebudayaan Majene Ahmad J mengatakan, festival perahu sandeq Teluk Mandar bertujuan sebagai implementasi visi pemerintah daerah, yaitu mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berbudaya.

Selain itu, festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui multiplier effect yang dihasilkan dari pelaksanaan event, seperti perputaran ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat.

Festival perahu Sandeq Teluk Mandar ini menampilkan lomba segitiga, diikuti 34 perahu sandeq yang akan dimulai pada hari Sabtu 13 September sampai 14 September 2025.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran UMKM lokal yang menjajakan aneka kuliner khas daerah.

Masyarakat pun terlihat antusias mengikuti jalannya acara. Beberapa wisatawan bahkan mengabadikan momen dengan kamera, menjadikan pembukaan festival ini sebagai promosi wisata bahari Majene.(jl/hh)

Azalia asal Malunda-Majene, Dua Tahun Mendarita Tumor

Populer

01

Penggunaan Nama Sulselbar Tidak Lagi Relevan, BADKO HMI Sulawesi Barat Telah Resmi Terbentuk

02

Pelaku Penganiayaan Berkeliaran, IPPMN Desak Polres Pelaku Ditangkap

03

Masyarakat Tutar Marah: Sampah Kota Dibawa ke Tutar, HMI Polman Minta Bupati Jangan Mainkan Masyarakat

04

Profil Al Gazali, Konsultan Politik WS HADIR Tumbangkan Survei Nasional di Mamasa 

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bagikan